
SURABAYA | SIGAP88 – Yayasan Bani Insan Peduli merayakan Anniversari ke 1di salah satu Hotel di Surabaya, Minggu(7/12)
Gelaran ini, membawa suasana haru hingga bercucuran air mata dalam momentum bersejarah perjalanan panjang Bani Insan Peduli
Ratusan pasang memandang mata historis perjuangan relawan dibawah terik matahari dan guyuran hujan saat menyambangi insan yang layak untuk dibantu.
Sentuhan kata manis nan penuh rasa iba dari seorang inisiator lahirnya Bani Insan Peduli menjadikan suntikan motivasi kepada seluruh masyarakat yang berkecukupan, untuk bagaimana menyisihkan hartanya bagi mereka yang layak atau berhak untuk dibantu.
Owner Bani Insan Peduli, Ali Zainal Abidin, sosok dermawan yang menyisihkan hartanya bahkan sampai seratus persen dari keuntungannya diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Hingga 365 hari berjalan mencapai kurang lebih puluhan sampai ratusan ribu penerima.
Disertai linangan air mata, sang owner Bani Insan Peduli menceritakan kisah lahirnya Yayasan Bani Insan Peduli yang ia pimpin.
Bermula pada tanggal 23 Desember 2024 sejak kepergian ibunda tercinta Ainun Bani, Bani Insan Peduli lahir.
Seketika itu momen sakral Anniversary ke 1 tampak sunyi, tak ada suara sedikitpun.
Seluruh tamu takut akan kehilangan dan kembali seakan mengingat masa kehilangan orang yang berjuang melahirkannya.
Ali Zainal Abidin menyampaikan satu petikan Hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Arbai’n
وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
yang artinya ”Allah akan selalu menolong hambaNYA, selama hambaNYA menolong sesama (saudarannya). Sedekah itu tidak akan mengurangi apa pun. Justru Allah akan mengganti dengan cara yang tidak pernah kita duga,” tutur Ali didampingi sang istri yang membuat suasana kembali hening penuh perenungan
Menurutnya selain bergerak dalam sedekah, Bani Insan Peduli juga memperkuat kemandirian melalui unit-unit usaha.
Dua minggu terakhir, Bani Insan Peduli meluncurkan toko emas ‘88 Gold’ di Pamekasan, di mana seluruh keuntungan dialokasikan untuk operasional sosial dan memperluas jangkauan program kemanusiaan.
Di hadapan para undangan, Ali kembali menegaskan bahwa Bani Insan Peduli(BIP) tidak memiliki agenda politik apa pun.
“Hakikat BIP bukan untuk kepentingan politik. Kami tidak berniat menjadi dewan, Bupati, ataupun Wali kota, tujuan kami hanya ingin mengajak sebanyak mungkin orang untuk ikut dalam gerakan kebaikan.” imbuhnya
Menutup sambutannya, Ali memanjatkan doa agar seluruh tamu diberi kesehatan, kelapangan rezeki, dan dijadikan hamba yang ringan tangan dalam berbagi.
Rangkaian 1 Anniversary BIP yang digelar pada 6–7 Desember 2025 juga dipenuhi kegiatan positif seperti Gowes BIP, Jalan-Jalan Sehat, ramah tamah, serta berbagi kepada sesama melengkapi makna bahwa ulang tahun pertama ini bukan sekadar perayaan, melainkan peneguhan komitmen untuk terus menebar manfaat.















