
Surabaya | SIGAP88 – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan Tim Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Pulau Sapudi, Kab. Sumenep dari halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Sabtu (05/07) dini hari.
Tim Yankes Bergerak yang berjumlah 52 orang ini akan memberikan layanan kesehatan di Pulau Sapudi selama 4 hari pada 5 – 8 Juli 2025.
Lokasi pelayanan dipusatkan di Puskesmas Gayam, Puskesmas Nonggunong dan Kapal Gandha Nusantara 01 yg disiagakan oleh Dishub Jatim untuk membantu pelaksanaan Yankes Bergerak.
Khofifah mengaku bersyukur, bahwa ada komitmen kemanusiaan luar biasa dari semua pihak termasuk Tim Yankes Bergerak.
Mengingat, layanan kesehatan yang akan diberikan tim ini tidaklah mudah dan ada keterbatasan-keterbatasan.
Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinkes Kab. Sumenep, Tim Yankes Bergerak ini akan menangani 291 pasien yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut.
Pasien ini berasal dari wilayah Puskesmas Gayam dan Puskesmas Nonggunong.
Kasus mata, kasus THT, kasus bedah, kasus kesehatan tradisional, kasus TBC, kasus kesehatan jiwa, kasus Bumil KEK dan kasus stunting.
“Panjenengan semua memberi harapan baru bagi mereka. Selamat bertugas dan sampaikan salam hangat kami bagi Masyarakat Pulau Sapudi. Semoga seluruh proses pelayanan Allah anugerahkan kemudahan dan kelancaran,” pungkas Gubernur Khofifah.
Sementara itu, Kepala Dinkes Prov. Jatim Erwin Astha Triyono melaporkan, Yankes Bergerak telah diadakan sejak tahun 2019 sampai sekarang.
Tercatat sampai saat ini, masyarakat yang telah mendapatkan layanan sebanyak 13.100 orang, tersebar di beberapa pulau di Jawa Timur, antara lain Pulau Sapeken, Pagerungan, Masalembu, Sapudi, Kangean, Gili Genting, Gili Ketapang dan Raas.
Adapun, pelayanan kesehatan yang diberikan antara lain layanan kesehatan dasar sesuai permasalahan kondisi setempat, serta kesehatan spesialistik seperti Kesehatan Mata, Kesehatan THT dan Tindakan bedah Juga pelayanan kesehatan tradisional dengan akupresur dan akupuntur, serta pemberdayaan masyarakat.
“Kami juga menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang Stunting, AKI, AKB, TBC, Penyakit Menular dan Tidak Menular.” ujarnya.
Selain itu, melalui kegiatan pelayanan Kesehatan Bergerak, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur akan membangun sistem rujukan dan menyediakan infrastruktur jaringan internet yang stabil dan cepat di puskesmas untuk mendukung layanan telemedicine
yang disebut dengan program TELESAPA MADURA (Telemedicine Seputar Kepulauan Madura).
TELESAPA MADURA akan dilakukan ujicoba pengembangan dan operasional di Kecamatan Nonggunong dan Kecamatan Gayam di Pulau Sapudi untuk konsultasi jarak jauh antar fasilitas kesehatan primer dan sekunder, termasuk mempermudah proses rujukan dan penguatan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) yang mendukung pelayanan Kesehatan Masyarakat Jawa Timur di sekitar Kepulauan Madura.
Sebagai informasi, 52 orang Tim Yankes Bergerak ini terdiri dari tenaga kesehatan (Nakes) yang berasal dari RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, RSUD M. Noer Pamekasan, RSUD M. Anwar Sumenep, Dinkes Prov. Jatim, Dinas Kominfo Provinsi, Dinas Perhubungan Provinsi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur, Dinkes Kab Sumenep dan Griya Sehat Mada Sakti Sumenep.(*)












