Surabaya | SIGAP88 – Aksi pembacokan tragis menggemparkan warga Jalan Wonokusumo Jaya, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Surabaya, Rabu (29/4/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial H, pria asal Omben Sampang, Madura, yang baru beberapa bulan tinggal di kawasan tersebut.

Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka sabetan senjata tajam di bagian tubuhnya setelah diduga menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Peristiwa ini dilaporkan warga melalui Command Center pada pukul 09.12 WIB. Petugas gabungan merespons cepat dan tiba di lokasi kejadian enam menit kemudian.

Namun, nyawa korban tak tertolong. Ia ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dalam posisi tergeletak di tengah gang.

Berdasarkan identitasnya, korban merupakan warga Dusun Tekap, Kelurahan Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Hingga saat ini, motif di balik pembacokan sadis tersebut masih menjadi misteri.

Baca Juga  Polres Pamekasan Gelar Pelatihan Narasi untuk Konten Kreatif

Guna kepentingan penyelidikan, petugas memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi dari kerumunan warga.

1777477162982Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga telah diterjunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengidentifikasi barang bukti.

Berdasarkan keterangan warga, Korban H diduga menjadi korban penyerangan saat hendak berangkat kerja.

Setiap hari, korban bekerja membantu kakaknya membangun rumah di kawasan Sidotopo Gang VIII.

Biasanya, korban berangkat bersama rekan kerja lainnya, namun pada hari kejadian ia berangkat lebih siang dari biasanya.

Kondisi tersebut memunculkan sejumlah spekulasi di kalangan warga, meski motif penyerangan hingga kini masih belum diketahui secara pasti.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-08 Palengaan bantu Warga Dusun Glugur 3 Giling Padi

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, membenarkan insiden berdarah tersebut.

Ia menyatakan tim gabungan dari Polrestabes Tanjung Perak, Jatanras Polda Jawa Timur, dan Polsek Semampir tengah melakukan penyelidikan intensif.

“Kami masih mendalami kasus ini secara menyeluruh, termasuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lapangan. Mohon waktu, kami sedang berupaya maksimal untuk mengungkap pelaku dan motifnya,” tegas Iptu Suroto.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi oleh BPBD dan Dinas Sosial Kota Surabaya ke kamar jenazah RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

Kasus ini kini menjadi atensi khusus kepolisian guna menjamin kondusivitas keamanan di wilayah Surabaya Utara.

Baca Juga  Gubernur Jatim Bagikan BBM Gratis dan Sembako ke 200 Pengemudi Ojol di Sidoarjo

Menurut informasi yang dihimpun warga, pelaku diduga berjumlah lebih dari empat orang.

Mereka disebut mengenakan penutup kepala, bahkan beberapa di antaranya memakai helm full face untuk menutupi identitas.

“Informasi yang saya dengar, pelakunya lebih dari empat orang. Ada yang memakai penutup kepala dan beberapa menggunakan helm full face, sehingga sulit dikenali,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di lokasi

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE