Pasuruan, Sigap88 – Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang yang menelan lebih dari seratus korban jiwa turut memantik simpati elemen suporter yang ada di Kabupaten Pasuruan. Mereka berkumpul di Stadion R Sudarso untuk menggelar doa bersama, Senen malam (4/10/2022).
Sambil menyalakan lilin, mereka duduk di depan tribun VVIP Stadion R Sudarso Pogar Bangil dan melantunkan kalimat tahlil yang ditujukan kepada para korban yang meninggal dunia akibat insiden pasca pertandingan Arema kontra Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) tersebut.
Tak sedikit yang sampai meneteskan air matanya, karena tak kuasa menahan kesedihan atas peristiwa yang menghilangkan ratusan nyawa itu.
“Kita sangat berkabung atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan kemarin. Ini bukan hanya duka Arema sendiri, tapi ini adalah duka kita, duka seluruh suporter dan duka nasional,” kata salah satu Koordinator Ade teror
Ade teror berharap peristiwa yang telah menghilangkan ratusan nyawa tersebut bisa membuat seluruh suporter yang ada di Indonesia bisa bersatu.
“Rivalitas hanya 90 menit, selebihnya kita bersaudara. Semoga semuanya itu bisa terwujud,” tuturnya.
Hal senada juga diutarakan salah satu Bonek asal Pasuruan M Dayat. Dia berharap hal serupa tidak kembali terulang di masa yang akan datang.
“Kami sangat prihatin atas kejadian di Malang. Apa yang kami lakukan malam ini merupakan bentuk solidaritas kami. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata Dayat. (And)














