Pamekasan | Sigap88 – Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, RB Fattah Jasin menghadiri Launching Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Pamekasan yang diselenggarakan oleh Polres Pamekasan, Polda Jatim. Jum’at (26/08).

Wabup Fattah Jasin menyampaikan bahwa, pihaknya mempunyai kinerja pemberdayaan perempuan dan anak, yang leading sektornya Dinas Perlindungan anak dan Keluarga Berencana (KB).

“Kabupaten Pamekasan masuk dalam katagori kabupaten layak anak dan mendapat penghargaan tingkat Madya,” ungkap Fattah Jasin.

Maka dari itu, pihaknya siap membantu dan mendukung launching Perlindungan perempuan dan anak yang digagas oleh Polres Pamekasan. “Ini sangat sejalan dengan program kami, maka diharapkan dengan kolaborasi ini akan menjadikan program menuai sukses,” harapnya.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-06 Pademawu Dampingi Petani Desa Lemper Semprot Rumput Liar

“Setidaknya, kolaborasi antara pihak pemerintah daerah dengan Polres akan semakin meningkatkan pencapaian yang ditargetkan,” jelasnya.

Mantan Bakorwil ini menjelaskan pula bahwa, untuk mendukung suksesnya program perlindungan perempuan dan anak, ada sekitar 20 OPD terkait yang akan melakukan kolaborasi.

“Tugas yang harus di lakukan oleh Satgas adalah dengan langkah Preventif, Represif dan rehabilitatif. maka dengan adanya Sarkas ini, masyarakat akan terbantukan, terutama terhadap kekerasan,” tandasnya

Sementara itu Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto menyampaikan, atas arahan pimpinan (Kapolda Jatim) untuk membentuk Satgas PPA berkolaborasi dengan pihak Pemerintah daerah.

Baca Juga  Dinsos P3A Sumenep Bentuk Satgas PPA Tingkat Desa di Kecamatan Arjasa

“Penanganan PPA ini bukan hanya di Kepolisian, akan tetapi beberapa leading sektor di kepemerintahan daerah mempunyai peran penting dalam PPA,” kata Kapolres Rogib.

Kapolres Rogib menjelaskan bahwa peran Satgas sangat besar dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat sebelum dilakukan penindakan. “Peran Satgas adalah Preventif, dan penindakan sesuai bidang pekerjaan masing masing,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan,tahun 2021 ada 38 kasus yang dilaporkan, terkait dengan tindak pidana kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak.

“Saat ini di tahun 2022 kasus yang sudah masuk pelaporannya ada 16 kasus,” jelasnya

Baca Juga  Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Mediasi Kasus Penganiayaan di Palengaan

Rogib berharap, dengan di launchingnya Satgas PPA ini semakin ada keseriusan dalam upaya pencegahan terjadinya tindakan kekerasan kepada perempuan dan anak

Hadir dalam acara launching Satgas PPA di Kabupaten Pamekasan, Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, S.I.K, Wabup Pamekasan RB Fattah Jasin, Dandim 0826 Pamekasan, Kejari, Kepala Kemenag, Bapas, dan beberapa OPD terkait.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE