Ketua umum MUI Sumenep, KH. Moh Shaleh Abdurahman (Foto:ist)

SUMENEP | Sigap88 – Majelis Ulama Indonesia/MUI Sumenep mengajak masyarakat mengajak semua elemen masyarakat di Kabupaten Sumenep menjaga kondusifitas dan kerukunan saat kampanye, sehingga Pemilukada berjalan sukses dan aman

Sebagai ketua umum MUI Sumenep, KH. Moh Shaleh Abdurahman, menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik.

“Kami mengajak kepada semua masyarakat Kabupaten Sumenep untuk menjaga kondusifitas saat masa kampanye dan menjalankan pemilihan yang baik dengan menentukan pilihan masing masing,” kata Shaleh Abdurahman

Bahkan, ketua MUI Sumenep ini mengajak masyarakat untuk menjaga kerukunan, mempererat silaturahim, dan menghindari segala bentuk kampanye negatif yang bisa merusak persatuan,

Baca Juga  Perkuat Ekonomi Perikanan, Pemkab Sumenep Mou dengan Dua Perusahaan

Menurutnya, Pilkada adalah momentum demokrasi yang harus dijaga dengan baik.

“Perbedaan pandangan politik adalah hal yang wajar dalam sebuah demokrasi, namun jangan sampai perbedaan ini menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” imbuhnya

MUI juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial selama masa kampanye.

“Kami melihat potensi penggunaan media sosial sebagai alat kampanye yang bisa membawa pengaruh positif maupun negatif. Karena itu, kami meminta agar masyarakat berhati-hati dalam menyebarkan informasi, dan menghindari hoaks serta ujaran kebencian,”ungkapnya, dalam penyampaian maklumatnya Senin (30/9).

Ia juga menyampaikan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kampanye hitam dan fitnah yang sering muncul di media sosial.

Baca Juga  Persit KCK Kodim 0827 Sumenep Implementasikan Program TEBAR

“Bijaklah dalam bermedia sosial. Jangan mudah terhasut oleh berita yang tidak jelas sumbernya. Sebaiknya selalu periksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya,” terangnya

MUI Kabupaten Sumenep, sambung Sholeh, menyerukan kepada para peserta Pilkada, baik calon maupun tim sukses, untuk mengedepankan kampanye yang etis dan bermartabat.

“Kami berharap agar semua pihak yang terlibat dalam Pilkada dapat menjaga etika dan tidak menggunakan cara-cara yang merusak keharmonisan masyarakat,” paparnya

MUI menekankan pula, pentingnya peran tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga suasana damai selama proses Pilkada berlangsung.

“Tokoh agama dan masyarakat memiliki peran besar dalam memberikan teladan bagi umat, terutama dalam mengedepankan kerukunan dan perdamaian,” kata dia

Baca Juga  Tasyakuran May Day 2026, Pemkab Jombang Kolaborasi bersama Serikat Buruh Perkuat Pembangunan Ekonomi untuk Kesejahteraan Pekerja

MUI siap berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan, untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama Pilkada berlangsung.

“Kami siap bersinergi dengan pihak-pihak terkait demi terciptanya Pilkada yang aman, damai, dan berintegritas,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE