SURABAYA | SIGAP88 — Masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik diperkirakan dapat beraktivitas tanpa gangguan cuaca pada Selasa (14/7/2026). Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda, cuaca di tiga wilayah tersebut didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sepanjang hari dengan potensi hujan yang sangat rendah.
Meski langit diperkirakan bersahabat, suhu udara pada siang hingga sore hari berpotensi terasa cukup menyengat. BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika paparan sinar matahari berada pada intensitas tertinggi.
Surabaya Diprakirakan Paling Terik
Di Kota Surabaya, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 24–33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 45–84 persen. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 8–16 kilometer per jam.
Meski suhu maksimum tercatat 33 derajat Celsius, suhu yang dirasakan (heat index) pada siang hari dapat mencapai sekitar 35 derajat Celsius, sehingga kondisi udara diperkirakan terasa lebih panas dibandingkan angka pada termometer.
Sidoarjo Cerah, Aktivitas Luar Ruangan Tetap Kondusif
Kabupaten Sidoarjo diprakirakan mengalami kondisi cuaca yang hampir serupa. Suhu udara berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 48–83 persen.
Langit yang relatif bersih dari awan tebal diperkirakan mendukung berbagai aktivitas masyarakat, baik di sektor pekerjaan, pendidikan, maupun transportasi.
Gresik Relatif Lebih Sejuk
Sementara itu, Kabupaten Gresik diprakirakan mencatat suhu udara 24–30 derajat Celsius dengan kelembapan 50–82 persen.
Hembusan angin dari kawasan pesisir diperkirakan membantu menjaga suhu udara tetap terasa lebih nyaman, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah pantai.
BMKG Imbau Warga Waspadai Paparan Panas
BMKG mengimbau masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, menggunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau tabir surya saat beraktivitas di bawah sinar matahari, serta beristirahat secara berkala apabila berada di luar ruangan dalam waktu lama.
Bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir, kewaspadaan terhadap potensi pasang air laut atau banjir rob juga tetap perlu ditingkatkan sesuai informasi yang dikeluarkan instansi terkait.
Masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG sebagai acuan dalam merencanakan aktivitas harian maupun perjalanan.


















