Pamekasan | Sigap88 – Pj Bupati Pamekasan Masrukin menghadiri acara pembukaan orientasi Kurikulum II Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 yang bertempat di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Pamekasan, Madura. Senin (29/04).

Hadir juga dalam acara tersebut, kepala kantor regional 2 kepegawaian Surabaya, Jawa Timur, kepala BKPSDM Kabupaten Pamekasan, para OPD, dan para peserta orientasi PPPK serta para undangan.

Kepala BKPSDM Pamekasan menyampaikan, tahun 2024 ini ada 897 orang yang telah di angkat menjadi pegawai PPPK.

“897 orang yang mengikuti orientasi PPPK terdiri dari Guru, tenaga kesehatan dan teknis yang terdiri dari barang dan jasa, pertanian dan yang lainnya,” kata kepala BKPSDM Pamekasan Saudi Rahman.

Baca Juga  Tiga Desa di Kecamatan Ganding Sumenep Jadi Pilot Project ‘Desa Cantik‘

Menurut Saudi Rahman, pelaksanaan orientasi ini memakai sistem hibrid (tatap muka dan virtual).

Saat ini pelaksanaan yang ke dua kalinya, yang sebelumnya dilaksanakan oleh LAN, dengan sistem digitalisasi.

“Semua peserta melalui akunnya masing masing masuk ke websitenya LAN, lalu didalam web tersebut ada materi yang harus dipahami dan di ikuti, serta ada tugas serta evaluasi,” ujarnya.

“Selama mengikuti orientasi melalui digitalisasi pada tahap pertama semua peserta di nyatakan lulus semua,” jelasnya.

Baca Juga  Dinkes P2KB Sumenep Kampanyekan TOSS TBC Bagi Masyarakat

Selanjutnya, hari ini orientasi tahap ke dua secara mandiri yang kurikulumnya di serahkan kepada daerah dan dalam orientasi ke dua ini ada 4 materi seperti, pengenalan tugas, etika, disiplin dan lainnya.

“Orientasi ini bertujuan untuk pengenalan tugas, hak dan tanggung jawabnya, setelah dirinya dinyatakan menjadi ASN,” paparnya

Sementara itu, Pj Bupati Pamekasan Masrukin saat di temui oleh awak media menyampaikan, orientasi terhadap PPPK ini guna lebih membayangkan lagi tupoksi sebagai ASN.

“Melalui orientasi ini dapat lebih menekankan kepada pemahaman pengetahuan tentang tupoksi sebagai ASN,” ungkapnya

Baca Juga  Bani Insan Peduli Santuni 2000 Warga Berkebutuhan Khusus di Pamekasan

Bahkan Masrukin berharap melalui orientasi ini semua ASN akan semakin paham menjalani tugas dan tanggung jawabnya sebagai ASN.

“Kita tidak hanya terfokus kepada satu OPD saja tapi keseluruhan yang ada di naungan Pemkab Pamekasan, sehingga semua ASN kompak menjalani tupoksinya,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE