
SUMENEP | SIGAP88 – Meninggalnya Musahwi (60) warga Dusun Songlor Desa Gellaman, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga tidak wajar.
Seperti yang disampaikan oleh ketua PAC Garda Satu, Kepulauan Kangean, Abu Salim dan Sahlan, ditilik dari keberadaan meninggalnya Musahwi diduga ada kejanggalan.
Menurutnya, dari posisi meninggalnya Musahwi tidak wajar karena, posisi Musahwi meninggal dalam keadaan telanjang cuma memakai celana dalam
“Posisi meninggalnya Musahwi di tempat angon kuda dan kerbau dalam keadaan telanjang, dan bajunya di temukan sekitar 20 meter dari rumahnya, sedangkan Musahwi tergeletak sekitar 100 meter dari rumahnya,” kata Abu Salim menirukan penuturan anak korban Samawiyah
Abu Salim menjelaskan, penuturan Samawiyah(30) bahwa ayahnya, Musahwi keluar dari rumahnya pada hari Selasa (01/07) sekitar pukul 12.00 malam
“Bapak saya keluar dari rumah sekitar pukul 12.00 malam dengan berpakaian lengkap dan membawa sejumlah uang hasil penjualan sapi yang di taruh dalam tas kecil,” ujar Abu Salim menirukan anak korban.
Namun ucapnya, sampai pagi belum pulang, lalu paginya, Rabu (02/07) Samawiyah mendapat kabar bahwa sang ayah telah meninggal di persawahan tempat kuda dan kerbaunya.
“Kematian ayah saya penuh misteri dan kami menduga ada ketidak wajaran atas meninggalnya,” kata Samawiyah menegaskan kepada Abu Salim.
Abu Salim berharap, pihak petugas Polsek Kangean dapat secepatnya mengungkap misteri meninggalnya Musahwi.
“Kami berharap masyarakat ikut andil dalam membongkar misteri dugaan kejanggalan kematian Musahwi,” harap Abu Salim.
Sementara itu, Kapolsek Kangean Iptu Datun saat di hubungi melalui teleponnya menyampaikan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Kami masih tahap penyelidikan dan dari hasil medis sementara, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuhnya,” ucapnya.













