Pamekasan Sigap88 – Masih dalam Momen Hari Pres Nasional tahun 2022 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan bersama insan Perss menggelar Bhakti sosial yaitu membersihkan saluran air di areal Lapas. Jum’at (18/02).
“Kami menganggap sangat penting kita melakukan bersih lingkungan seperti saluran air yang ada di areal Lapas kelas IIA Pamekasan,” kata Ka. PLP Laksono Novan Saputro.
Kata Novan, mengingat saluran air sangat berakibat timbulnya bermacam kotoran dan menimbulkan virus bagi kita semua terutama para penghuni Lapas baik pegawai lapas maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Kami berharap di musim hujan saat ini tidak ada saluran air yang tersumbat sehingga menyebabkan sarang nyamuk baik nyamuk demam berdarah maupun nyamuk lainnya,” jelas nya.
Novan menyampaikan pula, bahwa saat ini pandemi mulai meningkat lagi, sehingga kita semua harus waspada, dengan melakukan langkah nyata bersama insan Pers dan sebagian Napi dan pegawai Lapas Kelas IIA Pamekasan.
“Bersama insan Pers dan 10 WBP dengan pengawalan ketat dari anggota PLP turut serta melakukan Bhakti sosial, yang tujuannya untuk membangkitkan gairah para WBP peduli lingkungan,” terang nya.
Secara psikologis, para WBP kami berikan kemandirian untuk bisa berkarya dan memberikan kontribusi dalam berinteraksi dengan para WBP yang lain.
Sehingga, apabila dia kembali ketengah masyarakat tidak akan berbuat yang melanggar hukum lagi.
“Kami memberikan edukasi kepada WBP agar selalu melakukan hal yang positif baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain, sehingga dia mempunyai rasa sosial yang tinggi, walaupun pada hakekatnya dia masih dalam menjalani sanksi yang ia jalani,” ujarnya.
Sementara itu, ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) PD Pamekasan Diah Heny S menyampaikan, kegiatan Bhakti Sosial yang di lakukan bersama antara insan pers dengan Lapas Kelas IIA Pamekasan adalah membangun sinergitas.
“Dalam rangka hari pers Nasional tahun 2022 yang bertemakan Pers sehat Bangsa kuat akan mendukung terjalinnya sinergitas dengan semua pihak untuk bersama sama membangun Bangsa,” tutur Diah.














