
SUMENEP | Sigap88 – Guna meningkatkan layanan kesehatan Kepala Puskesmas Nonggunong, Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berencana mendirikan Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (Pustu) di Kepulauan Manuk, Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong.
Hal itu dikarenakan kepulauan Manuk agak jauh dari Puskesmas Nonggunong sehingga diperlukan tempat atau sarana kesehatan di pulau tersebut.
“Dengan adanya Pustu di kepulauan Manuk dapat mengakses kesehatan masyarakat di pulau Manuk kerena pulau Manuk agak jauh dari Puskesmas Nonggunung,” kata kepala Puskesmas Nonggunong Bambang Jum’at (11/04).
Menurutnya, rencana pembangunan Pustu tersebut di apresiasi okeh masyarakat pulau Manuk. “Salah satu tokoh masyarakat kepulauan Manuk akan membatu dengan memberikan lahan atau tanahnya untuk dihibahkan,” papar Bambang.
Bahkan Kepala Puskesmas Nonggunong, menegaskan, akan menempatkan petugas kesehatan baik bidan dan perawat di pulau Manuk, apalagi sekarang sudah ada petugas yang asli pulau Manuk.
“Sekarang sudah ada anak pribumi pulau manuk yang bertugas disana maka, layanan kesehatan akan lebih efektif,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu masyarakat pulau Manuk, Ririn menyampaikan kepada media sigap88.com , hal yang istimewa yang dilakukan oleh Kapus Nonggunong apabila betul betul merealisasikan Pustu di pulau Manuk.
“Kami sebagai warga kepulauan Manuk, desa Sonok sangat berterima kasih apabila Pustu tersebut bisa terealisasi,” ujarnya
“Ini betul betul sebuah kepedulian pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan kepada kami warga kepulauan Manuk yang jauh dari Puskesmas,” terangnya
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan P2KB dr Ellya Fardasah melalui kepala bidang (Kabid) SDK Nur Insan menyampaikan, rencana mendirikan Pustu di kepulauan Manuk, Desa Sonok, anggarannya dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Anggaran tersebut murni dari BLUD Puskesmas Nonggunung, sebagai bagian inovasi,”.ucap Nur Insan.
Namun kata dia, tanahnya harus pasti kepemilikannya dan harus di hibahkan atas nama pemerintah daerah.
Selanjutnya nanti, kepala Puskesmas dapat memaksimalkan pelayanan di sana, apalagi ada putra daerah yang menjadi tenaga kesehatan di sana.
“Apabila sudah ada surat hibahnya tinggal nanti perencanaannya seperti apa, seperti pembangunan tersebut akan dibantu dari Disperkimhub (Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan),” paparnya












