
SUMENEP | SIGAP88 – Guna mendukung peningkatan layanan kesehatan dan kepercayaan masyarakat di Puskesmas Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken maka dibutuhkan adanya Alat Kesehatan (Alkes) seperti alat-alat fisioterapi
Pasalnya, alat Fisioterapi merupakan metode dalam rehabilitasi medis yang bertujuan untuk memulihkan fungsi tubuh, baik setelah sakit, cedera, maupun operasi.
“Karena alat fisioterapi mempunyai manfaat untuk memulihkan fungsi gerak tubuh, mengurangi nyeri, mempercepat rehabilitasi pascaoperasi/cedera, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan melalui metode non-medikasi seperti latihan fisik dan terapi manual“ ujar Plt Kepala Puskesmas Pagerungan Besar, Moh Salim, S.Kep. NS, Rabu(13/5)
Salim menambahkan, Puskesmas Pagerungan Besar sangat membutuhkan alat fisioterapi, guna membantu masyarakat untuk pemulihan kesehatannya.
Sebab ungkap Salim, Puskesmas Pagerungan Besar tak sekedar sebagai Puskesmas, namun Puskesmas rasa Rumah Sakit, karena Puskesmas Pagerungan merupakan sarana layanan kesehatan yang ada di wilayah terjauh dari rumah sakit yang ada di Kabupaten Sumenep.
“Sebagai Puskesmas terjauh kami harus memberikan layanan super baik kepada masyarakat mengenai penyakit apapun, sehingga kami menganggap Puskesmas rasa rumah sakit,” kata Salim
Maka, pihaknya sangat berharap ada alat fisioterapi yang dapat membantu masyarakat yang mengalami stroke, penyakit diabetes dan yang lain
Salim juga menambahkan akan menggalakkan tanaman obat sebagai obat herbal.
“Kami akan mendatangkan ahlinya mengenai tanaman obat dan akan bekerja sama dengan pihak masyarakat dan kepala desa,” ujarnya.
“Kami membutuhkan orang yang di latih untuk mendapatkan pengetahuan tentang tanaman obat,” jelasnya
Selain itu Puskesmas membutuhkan penambahan ruang, setidaknya lima ruangan, “Setidaknya kontruksi puskesmas Pagerungan dua lantai yang bisa mencakup semua layanan,” papar Salim.
“Semoga pemerintah nantinya, dapat menambah hal tersebut guna dapat meningkatkan layanan kesehatan di puskesmas Pagerungan yang berada di tempat yang terjauh di Kabupaten Sumenep,” harapnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan P2KB Sumenep melalui Kabid SDK, Nur Insan mengatakan, akan melengkapi alat sesuai dengan aturan sebagai puskesmas
“Dinas Kesehatan akan berupaya merealisasikan hal itu bahkan, berupaya bagai mana masyarakat yang berkunjung ke puskesmas mendapatkan pelayanan yang baik, tidak sampai kecewa,” terang Nur Insan.













