
SUMENEP | Sigap88 – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep mengimbau kepada setiap puskesmas diwilayahnya untuk giatkan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu waspada penyakit menular.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg Ellya Fardasah. M.Kes, melalui kepala bidang P2P H Syamsuri, dalam suasana musim penghujan masyarakat harus waspada terhadap kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) atau penyakit menular lainnya.
“Penyakit DBD banyak terjadi dikala musim penghujan dan penyakit penyakit lainnya, sehingga masyarakat harus tingkatkan cinta kebersihan,” kata Kabid P2P Syamsuri, saat ditemui oleh media sigap88.com di ruang kerjanya. Jum’at (28/02).
Maka dari itu, sesuai dengan instruksi dari kepada Dinkes P2KB Sumenep agar semua puskesmas yang ada selalu melakukan sosialisasi tentang bahaya penyakit menular.
“Setiap Puskesmas selalu galakkan sosialisasi ke setiap desa melalui posyandu dan turun langsung ke setiap lembaga atau secara door to door ke masyarakat guna mengantisipasi merebaknya penyakit menular,” jelasnya.
Selain itu, penerapan 3M Plus yang merupakan program kementerian Kesehatan, juga merupakan upaya menyadarkan masyarakat tentang pola hidup sehat.
“Dengan pergerakan pola hidup sehat kepada masyarakat melalui penerapan 3M Plus bersama semua stakeholder dan masyarakat akan berdampak positif untuk meminimalisir penyebaran penyakit,” kata Kabid P2P H. Syamsuri.
Sementara itu, melalui program Jum’at bersih yang merupakan program Bupati Sumenep Dr Achmad Fauzi Wongsojudo, dapat menjaga lingkungan bersih.
“Program Jum’at bersih yang di lakukan oleh setiap OPD sangat berdampak kepada kebersihan lingkungan sehingga mampu meminimalisir penyakit menular,” terangnya.
Menurutnya, program Jum’at bersih yang merupakan program Pemkab Sumenep, merupakan kepedulian pemerintah Kabupaten tentang kebersihan dan kesehatan. (*)















