Pamekasan | Sigap88 – Dalam rangka tasyakuran Musholla Baiturrahman, desa Samiran kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan menggelar pengajian Akbar yang di kemas dengan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Bujuk Adam.

Pengajian Akbar yang dihadiri oleh ribuan jemaah dari desa Samiran sendiri dan desa tetangga juga di hadiri oleh para Alim Ulamak serta aparat kepolisian dan Koramil.

Kepala desa Samiran Samsuri menyampaikan, acara haul Bujuk Adam yang dikemas dengan tasyakuran dan Sholawatan, merupakan inisiasi masyarakat dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kepala desa Samiran juga mengajak kepada semua yang hadir yang merupakan masyarakat desa Samiran untuk selalu menjalin ukhuwah Islamiyyah dengan baik.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Kawal Posyandu di Balai Desa Toronan

“Pengajian ini dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan haul Bujuk Adam yang dikemas dengan Tasyakuran dan Sholawatan di Musholla Baiturrahman,” kata Kepala desa Samiran Samsuri. Kamis (02/11) malam.

Samsuri juga mengajak kepada masyarakat agar selalu mengumandangkan sholawat sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad yang telah memberikan pencerahan kepada kita dalam bendera Islam.

“Sepatutnyalah kita sebagai ummat Islam meneladani apa yang telah beliau sampaikan dan beliau lakukan, serta wajib kita melaksanakan sunnahnya,” ajak Samsuri.

Tasyakuran Musholla Baiturrahman yang di isi dengan pengajian yang akan disampaikan oleh K.H Syaiful Imam Al-Karim LC.MA dari Pondok Pesantren Raudlatuttholibin Mandala Tobai Barat Sokobanah Sampang dapat memberikan pencerahan dan tambahan pengetahuan bagi kita semua.

Baca Juga  YBM PLN Salurkan 30 Mushaf Tahfidz ke Ponpes Al Ihsan Sumenep

“Pengajian ini jadikan sebagai ajang silaturrahmi bagi kita semua sesama muslim sebagai tambahan ilmu pengetahuan tentang ajaran agama Islam,” harapnya.

K.H Syaiful Imam Al-Karim LC.MA dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan nabi yang terakhir. yang merupakan nabi kita semua ummat Islam.

“Nabi Muhammad begitu cinta kepada ummatmya, bahkan saking cintanya beliau sampai akhir hayatnya yang difikirkan adalah ummatmya,” kata KH Syaiful Imam.

Baca Juga  Tiga Desa di Kecamatan Ganding Sumenep Jadi Pilot Project ‘Desa Cantik‘

Kalau Nabi Muhammad begitu cintanya kepada kita, maka kita sebaliknya harus mencintai beliau dengan cara selalu bersholawat dan banyak bersyukur.

“Pesan Nabi Muhammad kepada kita untuk selalu kasih sayang sesamanya dan bersabar dalam kesusahan dan kesempitan dengan tidak lupa banyak bersyukur,” ungkapnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE