Pamekasan | Sigap88 – Program prioritas selama kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam yang salah satunya reformasi birokrasi, merupakan kunci kesuksesan kepemerintahan yang sedang di pimpinnya.

Program reformasi birokrasi juga menitik beratkan kepada pelayanan kepada masyarakat seperti pelayanan dirumah sakit dan pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Karena, pelayanan yang optimal yang diberikan oleh petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan di puskesmas akan jadi dampak positif kepada semua pasien.

“Pelayanan yang baik yang diberikan oleh petugas RSUD dan Puskesmas kepada semua pasien, dapat berpengaruh sekali kepada semua pasien yang ada,” ungkap Bupati Pamekasan. Rabu (10/08).

Baca Juga  Polres Sumenep Tindak Tegas Dump Truk Muat Material Tanpa Penutup

Setidaknya, pelayanan yang baik dapat mempercepat kesembuhan terhadap pasien. Namun sebaliknya, apabila pelayanannya buruk akan menambah semakin parah penyakitnya pasien.

“Setidaknya, para petugas memberikan pelayanan dengan salam, senyum dan pelayanan yang santun. Apabila semua itu dilakukan dengan baik Insya Allah pasien akan cepat sembuh,” terangnya.

Bupati juga menerangkan, Pemerintah daerah bukan hanya memberikan fasilitas kesehatan saja, akan tetapi pelayanan dari petugas kesehatan kepada semua pasien harus di tonjolkan. “Pelayanan itu bukan hanya di bidang kesehatan saja akan tetapi di setiap instansi lain seperti di Disdukcapil, pendidikan dan kebudayaan serta Dinas yang lain,” ucapnya

Baca Juga  Tingkatkan Gizi Anak Bangsa, Legislator Sumenep Apresiasi Program MBG

“Seperti di pendidikan, kita harus memberikan pelayanan dan sajian pelajaran kepada semua siswa sebagai calon pemimpin masa depan,” terangnya.

Mas Tamam, sapaan akrab Bupati Pamekasan memaparkan bahwa, dalam kurun waktu 199 hari kepemimpinannya telah membangun mall pelayanan publik (MPP) sebagai salah satu wujud komitmen pelayanan kepada masyarakat. Kinerja cepat tersebut mendapat penghargaan dari museum rekor Indonesia.

Maka komitmen kita kami lanjutkan dengan tetap mengedepankan pelayanan yang baik kepada masyarakat, Karena jabatan bupati hanya sebatas alat pengabdian bukan tujuan. Sehingga sesuatu yang dikerjakan muaranya untuk kepentingan rakyat.

Baca Juga  Diduga Perkosa Anak Dibawah Umur, Oknum Guru Ngaji Ditangkap Satreskrim Polres Pamekasan

“Saya selama ini tidak mempunyai beban dalam jabatan yang telah di emban, jabatan merupakan alat pengabdian,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE