SUMENEP | Sigap88 – Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep bersama instansi terkait yakni Dishub, Inspektorat, BPKAD, Dinas Koperasi UKM Perindag Sumenep melakukan monitoring harga komoditas di pasar Anom baru, Rabu (12/02).

Usai melakukan monitoring, Kabag Perekonomian Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar menyampaikan, jelang Ramadhan ini pihaknya melakukan monitoring harga harga komoditas dan stok sembako.

“Kami melakukan monitoring harga komoditas dan ketersediaan stok sembako menjelang bulan Ramadhan di pasar Anom baru dan pasar Bangkal,” kata Dadang

Dadang menegaskan bahwa, saat ini harga komoditi tidak ada lonjakan, namun ada beberapa kebutuhan pokok seperti minyak ‘KITA’ dari Bulog perlu penambahan stok.

Baca Juga  Ini Respon Pemuda Sumenep Tentang Menkeu Beri Sinyal Positif KEK Tembakau Madura

“Kami, akan melakukan kordinasi dengan Bulog untuk menambah pendistribusian minyak KITA,” ucapnya.

Sedangkan untuk bahan yang lain dalam keadaan aman di sepanjang bulan Ramadhan ini.

“Saat ini harga dalam keadaan stabil dan harga telur yang mengalami kenaikan dari harga Rp 26 ribu menjadi Rp 28 ribu, cabe rawit agak turun di kisaran Rp 50 ribu,” ujarnya.

“Untuk ayam ras di kisaran Rp 40 ribu dan daging sapi mengalami penurunan, saat ini di kisaran Rp 125 ribu, yang sebelumnya dikisaran Rp 140 ribu” tegasnya.

Baca Juga  Akhir Bulan April 2026, Disbudporapar Sumenep Dulang PAD 30,52 Persen

Bahkan, beras saat ini mengalami penurunan juga, harga beras lokal (Medium) Rp 11.500/kg dan beras premium di harga Rp 14.000/kg “Stok beras saya pastikan aman,” jelasnya.

“Guna menjamin ketersediaan stok aman, pemerintah akan mengefektifkan pendistribusian komuditas komuditas yang ada, jadi kami akan kordinasi dengan Bulung selaku Opsteker,” terangnya.

Dirinya berharap, masyarakat jangan sampai panik, pemerintah akan berupaya untuk memberikan yang terbaik dengan menyediakan stok komoditi yang aman.

“Pemerintah hadir untuk memastikan stok komoditi yang merupakan kebutuhan masyarakat aman,” pungkasnya.

Baca Juga  Kejari Sumenep Edukasi Pelajar SMAN 1 Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Sementara itu, kepala UPT pasar Anom Baru H.Ibnu menyampaikan, sampai pertengahan bulan Februari 2025 tidak ada lonjakan harga yang berarti.

“Yang pasti, sesuai data yang masuk ke kami, harga komoditi tidak ada lonjakan, dan kami juga pastikan stok bahan pokok di bulan Ramadhan aman,” papar Ibnu

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE