Pamekasan | Sigap88 – Menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar apel pasukan tanggap penanggulangan bencana alam di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, selasa 26 Oktober 2022 yang melibatkan TNI, Polri, badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dinas sosial (dinsos), dan forum relawan penanggungan bencana (FRPB) Pamekasan.

Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan yang menghadiri apel pasukan tanggap penanggulangan bencana, menyampaikan kepada semua masyarakat agar selalu waspada dalam situasi cuaca ekstrim.

Baca Juga  Pengunjung Puskesmas Ganding Keluhkan Lahan Parkir, Ini Tanggapan Dinkes P2KB Sumenep

“Sesuai dengan instruksi dari Kantor BMKG kita semua harus mewaspadai adanya cuaca ekstrim, karena akan menyebabkan bencana alam,” kata Wabup Pamekasan Fatah Jasin

Mantan Bakorwil Pamekasan ini mengatakan bahwa dibeberapa daerah termasuk di Jawa Timur sudah banyak yang mengalami bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. “Diwilayah kita Kabupaten Pamekasan sudah terjadi bencana alam angin puting beliung di Kecamatan Pakong dan Pegantenan yang mengakibatkan banyak rumah warga yang rusak,” jelasnya

“Sejak tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Pamekasan mempunyai master plan, namun sampai saat ini master plan tersebut tidak bisa terealisasi karena terbentur anggaran,” tuturnya.

Baca Juga  Jaga Kondusifitas Wilayah, Polres Sumenep Gelar Apel dan Patroli Skala Besar

Namun, upaya penanggulangan untuk mencegah secara parsial tetap dilakukan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, serta memaksimalkan partisipasi masyarakat. Seperti kegiatan Berkat Kasih Sayang, Kali Bersih dan saluran tidak tergenang yang telah di launching beberapa waktu lalu.

“Bencana alam tidak dapat kita pastikan kehadirannya. Untuk itu diperlukan kesiapsiagaan kita semua, sehingga jika terjadi bencana alam dapat kita menimalisir dampak negatifnya,” ungkap Fattah Jasin.

Baca Juga  Wabup Sumenep Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jeren Serek

“Ada empat hal yang harus menjadi perhatian bersama, pertama memastikan semua sumber daya manusia (SDM) memahami tugas, peran, alur, dan tanggung jawabnya,” terangnya.

“Dengan mengedepankan 4 hal tersebut kita harapkan akan meminimalisir hal yang tidak dinginkan,” imbuhnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE