PAMEKASAN | SIGAP88 – Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto, memimpin langsung pelaksanaan latihan Penanggulangan Huru-Hara (PHH) yang dirangkaikan dengan ekspedisi darat dan pembinaan tradisi bagi Bintara Remaja di wilayah hukum Polres Pamekasan, pada hari Kamis, 2 April 2026.

Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memupuk jiwa korsa dan mentalitas baja bagi anggota baru.

​Kegiatan diawali dengan latihan PHH yang bertempat di Lapangan Mapolres Pamekasan, Jalan Raya Nyalaran.

Dalam latihan ini, para personel Sat Samapta Polres Pamekasan, bersama personel Sat Narkoba dan Sat Reskrim, memperagakan berbagai formasi dan teknik pengendalian massa.

​Latihan ini mensimulasikan situasi unjuk rasa yang berpotensi anarkis, di mana personel harus bertindak tegas, terukur, dan humanis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga  Hardiknas Jatim 2026 Digelar di Pamekasan, Hadirkan Rekor MURI dan Dialog Pendidikan Nasional

Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, memberikan arahan langsung kepada para peserta latihan agar selalu mengutamakan keselamatan dan berpedoman pada prinsip legalitas, nesesitas, dan proporsionalitas dalam setiap tindakan.

​Usai latihan PHH, lanjut melaksanakan giat ekspedisi darat yang terdiri dari Kapolres, Pejabat Utama (PJU) Polres Pamekasan, serta seluruh personel termasuk Bintara Remaja Sat Samapta, bergerak menyusuri jalan-jalan protokol di Kota Pamekasan. Rute yang ditempuh meliputi Jalan Raya Nyalaran, Jalan Stadion, dan Jalan Kesehatan.

​Sepanjang perjalanan, para personel melakukan patroli dialogis dan menyapa masyarakat, memberikan imbauan kamtibmas, serta menunjukkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga  YBM PLN UP3 Madura Tebar Santunan Dhuafa dan Guru Ngaji di Ketapang, Sampang

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memantau situasi keamanan wilayah.

​Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya di Sungai Manten, di mana para Bintara Remaja menjalani prosesi pembinaan tradisi.

Dalam kegiatan ini, para Bintara Remaja melakukan orientasi lapangan dan latihan fisik di sepanjang aliran sungai, dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan dan didampingi oleh Kasat Samapta dan Instruktur dari Sat Samapta.

​Kegiatan pembinaan tradisi ini bertujuan untuk menempa mental, fisik, dan kedisiplinan para Bintara Remaja agar siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan karakteristik wilayah tugas serta menanamkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga  Pemkab Sumenep Salurkan Daging Kurban kepada Anak Yatim dan Fakir Miskin

​Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Pamekasan dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas SDM personel.

“Latihan PHH ini penting untuk menjaga kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi, sementara pembinaan tradisi bagi Bintara Remaja merupakan bekal mental dan fisik mereka agar menjadi insan Bhayangkara yang tangguh, disiplin, dan humanis,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE