SUMENEP | SIGAP88 – Anggota DPRD Sumenep dapil VII kepulauan Sapudi, Raas, Masalembu, Drs H. Mas’ud Ali geram lantaran pengajuan infrastruktur jalan poros di kecamatan Nonggunong, kepulauan Sapudi beberapa tahun ini kurang diperhatikan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Saat ditemui di kantor komisi III DPRD Sumenep, H. Mas’ud menegaskan, pengajuan pembangunan jalan poros kecamatan Nunggunong telah di usulkan untuk di anggarkan.

“Kami sudah memperjuangkan agar jalan poros utara Kecamatan sekitar 6 km dapat di lakukan perbaikan, mengingat sudah beberapa tahun ini tidak ada perbaikan,” kata H. Mas’ud. Senin (15/12/2025).

Baca Juga  Kalaksa BPBD Sumenep Imbau Masyarakat Waspadai Fenomena El Nino

Bahkan, jalan poros di kecamatan Nonggunong menurut H. Mas’ud, sudah tidak ada aspalnya sehingga, akses tersebut menghambat perekonomian masyarakat.

“Saya selalu mengajukan agar jalan poros tersebut dilakukan perbaikan, namun selalu di gagalkan, dengan alasan refocusing,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa, kenapa hanya di kecamatan Nonggunong saja yang terkena refocusing, atau pengurangan anggaran, sedangkan kecamatan yang lain tetap ada pembangunan infrastruktur jalan.

“Setidaknya anggaran tahun 2026 nanti Pemkab Sumenep dapat memperhatikan pembangunan di kecamatan Nonggunong, dan kami minta Pemkab Sumenep jangan menganaktirikan kecamatan Nonggunong, mengingat masyarakat Kecamatan Nonggunong butuh pemerataan pembangunan juga,” terangnya.

Baca Juga  Pengunjung Puskesmas Ganding Keluhkan Lahan Parkir, Ini Tanggapan Dinkes P2KB Sumenep

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda kecamatan Nonggunong menyampaikan, infrastruktur jalan poros di kecamatan Nonggunong sudah lebih 3 tahun tidak dapat perbaikan dari Pemkab Sumenep.

“Kami sebagai warga kecamatan Nonggunong sangat kecewa terhadap pemkab Sumenep, dikarenakan kecamatan Nonggunong seakan akan dianaktirikan,” ucap Elluk.

Dia mengungkapkan bahwa, kecamatan yang ada di kepulauan lain setiap tahunnya mendapatkan pembangunan infrastruktur jalan, sedangkan kecamatan Nonggunong tidak sama sekali.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-01 Pamekasan Dampingi Giat Posyandu di Desa Bettet

Sehingga, hal ini menghambat kepada perekonomian warga kecamatan Nonggunong.

“Kami masyarakat kecamatan Nonggunong berharap kepada pihak Pemkab dan DPRD dapat memberikan perhatian kepada kami, karena kami juga warga Kabupaten Sumenep,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE