SUMENEP | Sigap88 – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akan mengupayakan RSUD Abuya Kangean segera memiliki dokter spesialis mata.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg Ellya Fardasah melalui Kabid SDK Nur Insan menyampaikan, dokter mata di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Abuya Kangean sangat dibutuhkan.

“Kepala Dinkes P2KB Sumenep sedang berupaya dan berkoordinasi dengan Dinas kesehatan provinsi Jatim agar rumah sakit Abuya segera ada dokter mata,” kata Kabid SDK Nur Insan. Sabtu (08/11/2025).

Baca Juga  Tahun 2026, Kabupaten Sumenep Kembali Terima Program BSPS

Bukan itu saja, menurut Nur Insan peralatan untuk operasi mata harus dilengkapi juga sehingga, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat kepulauan Kangean dan sekitarnya.

“Ketersediaan dokter serta sarana dan prasarana sangat dibutuhkan,” ucapnya.

Mengingat sesuai data yang ada pada saat program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Gubernur Jatim pasien mata sangat banyak.

“Dengan begitu dokter mata sangat di butuhkan di rumah sakit Abuya Kangean,” ujarnya.

Nur Insan menambahkan bahwa kebutuhan Bank Darah di rumah sakit Abuya Kangean sangat dibutuhkan juga, mengingat kebanyakan setiap tindakan operasi membutuhkan transfusi darah.

Baca Juga  Perkara Inkrah, Kejari Pamekasan Musnahkan Narkotika hingga Rokok Ilegal

“Ini membutuhkan perhatian serius bagi kami dan pemerintah daerah dengan kordinasi secara intens dengan pihak PMI, bagaimana caranya rumah sakit Abuya tersedia Bank Darah,” tegasnya.

Memang kurang enak kedengarannya apabila kalau cuma tranfusi, pasien harus dikirim ke rumah sakit daratan Sumenep.

“Ini sangat urgent, karena kebutuhan darah dalam setiap tindakan operasi, sehingga hal ini segera di tindak lanjuti,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Insani menyinggung tentang rumah sakit Abuya Kangean yang belum BLUD.

Baca Juga  Konsolidasi Jurnalistik PWI Pamekasan: Kupas 3 Prinsip Utama Kewartawanan hingga Bedah Berita Mengandung Unsur Fitnah dan Ghibah

“Saat ini telah ada pendampingan dengan Unibraw dan mudah mudahan ada tindak lanjut dan dalam waktu dekat rumah sakit Abuya Kangean menjadi BLUD guna bisa mandiri,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE