Sumenep | SIGAP88 – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melaunching penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan tahun 2024 yang bertempat di dua titik yaitu Desa Torbang, Kecamatan Batuan dan Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget. Kamis (01/02).

Hadir dalam acara penyaluran CPP mendampingi Bupati Sumenep, Bunda PAUD, Sekdakab Sumenep, Kepala DKPP, Forpimda, Camat Batuan dan Kalianget, Kepala Bulog Divre Madura, kepala BPS, para kepala desa dan penerima manfaat.

Dalam sambutannya Achmad Fauzi menyampaikan, atas nama pemerintah Kabupaten Sumenep mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga penyaluran CPP berjalan lancar dan sukses.

Baca Juga  Yankes Bergerak Jatim di Pulau Raas, Tenaga Kesehatan Tradisional Layani Puluhan Pasien

Bantuan CPP ini bertujuan supaya masyarakat tidak sampai kekurangan pangan

“Pemerintah melalui program CPP ini untuk meringankan kebutuhan masyarakat,” kata Bupati Fauzi.

Fauzi menjelaskan bahwa, penerima sudah ditentukan melalui hasil survei oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Memang sudah diatur siapa yang berhak menerima,” jelasnya.

Bupati menyebutkan bahwa KPM sebanyak 124.557 se Kabupaten Sumenep akan menerima beras medium seberat 10 kg.

“KPM akan menerima selama 3 bulan dalam tahap pertama,” jelasnya

Baca Juga  Selamatkan Ibu dan Bayi, Pasien Persalinan Apresiasi Tim Medis RSUD dr H Moh Anwar Sumenep

Sementara itu kepala Bulog divre Madura Kuswandi menyampaikan, Sesuai dengan keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI nomer 19 tahun 2024 tentang perubahan atas keputusan kepala Badan Pangan Nasional 01/TS.03.03/1/2024 tentang petunjuk teknis penyaluran CPP untuk pemberian pangan tahun 2024.

“Penyaluran CPP tahun 2024 merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah mendukung ketersediaan pangan yang cukup di masyarakat,” katanya

Selain itu, kata Kuswandi, program CPP ini juga bertujuan mengurangi beban menerima bantuan pangan sekaligus sebagai upaya dalam mengentaskan kemiskinan, menangani kerawanan pangan menanggulangi kekurangan pangan dan gizi, menurunkan stunting dan menurunkan gejolak harga dan inflasi

Baca Juga  DKPP Sumenep Catat Surplus Gabah di Triwulan Pertama Tahun 2026

“Sasarannya untuk masyarakat miskin dan yang mengalami rawan pangan dan gizi,” jelasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE