Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 di Kabupaten Mojokerto.

MOJOKERTO | SIGAP88 – Pemkab Mojokerto memprioritaskan dua hal di tahun 2025, yaitu percepatan pembangunan di setiap desa harus melesat serta perluasan lapangan pekerjaan. Hal ini disampaikan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025, Rabu(24/1) kemarin

Kegiatan Musrenbangcam RKPD tahun 2025 kali ini dilaksanakan di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Mojosari, Pacet, dan Trawas. “Jadi ada perencanaan jangka menengah, ada perencanaan jangka pendek, dan perencanaan jangka panjangnya untuk 2025-2045 saat ini sedang kita susun,” ungkap Bupati Ikfina,

Musrenbang merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan dengan tujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan dengan pendekatan dari bawah ke atas/bottom-up planning. Tahapan Musrenbang di tingkat kecamatan ini merupakan hasil dari tahapan musrenbang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada tingkat desa atau kelurahan.

Baca Juga  Kepala Beacukai Pasuruan bersama Bupati Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

“Partisipatif artinya usulan dari masyarakat semua, partisipasi dari masyarakat bottom-up artinya dari bahwa diusulkan ke atas, nanti akan dibawa ke kecamatan dan diusulkan di Musrenbang kabupaten,” ujarnya.

Selain itu, dalam memajukan suatu daerah, Ikfina menjelaskan, harus ada percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi di Bumi Majapahit.

“Karena pemerintah tidak hanya akan berjalan melaksanakan pembangunan, tapi juga bagaimana caranya agar pemerintah dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Bagaimana agar PAD ini meningkat, caranya adalah dengan ekonomi masyarakat terus naik,” tambahnya.

Baca Juga  Akselerasi Pemerataan Gizi, Menko Pangan dan Bupati Jombang Tinjau Program MBG

Masih kata Ikfina, untuk bisa melaksanakan percepatan pembangunan dengan baik, maka Ia menilai, fokusnya pada pembangunan di setiap desa dan kelurahan masing-masing yang didukung dengan pembiayaannya dari Bantuan Keuangan (BK) Desa.

“Agar BK Desa dapat mensupport penuh pembangunan desa, maka setiap desa perlu merancang Grand Desain, pembangunan desa ini mau diarahkan kemana nanti,” tuturnya.

Sementara itu, terkait perluasan lapangan pekerjaan, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto juga menilai dalam meningkatkan keproduktifan masyarakat sangat diperlukan perluasan lapangan pekerjaan.

“Ada tiga kelompok lapangan kerja adalah jasa, kemudian manufaktur pabrik, dan yang terakhir adalah pertanian,” ucapnya.

Baca Juga  Dinsos P3A Sumenep Sosialisasi dan Bentuk Satgas PPA di Desa Campor Barat

Di akhir arahannya, Ikfina mengharapkan, adanya sinergisitas antara masyarakat dan pemerintah dalam memajukan Kabupaten Mojokerto, sehingga ke depan pembangunan di Kabupaten Mojokerto bisa terlaksana dengan cepat dan lancar.

“Saya butuh bantuan Bapak Ibu semuanya, harus kompak. Partisipasi dari bapak ibu untuk kita terus bergerak bersama membangun. dan jika ada permasalahan yang ada, segera kita tindaklanjuti bersama,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE