Pasuruan, Sigap88 – Puluhan Karyawan Senkuko (sentra perkulakan bahan-bahan pokok) yang berlokasi Pasar Kebonagung Kota Pasuruan, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri(Kejari) Kota Pasuruan, Senin (23/5/22).

Kedatangan pegawai Senkuko, ke kantor Kejari Kota Pasuruan, berkaitan dengan kwajiban pembayaran retribusi senilai Rp. 2 miliar yang harus dibayar oleh Senkuko, ke Kejari Kota Pasuruan.

Terlihat di lokasi depan Kantor Kejari, para pendemo yang sebagaian besar dari kaum hawa itu membentangkan sejumlah spanduk sebagai bentuk protes dengan bertuliskan ‘Copot Kejari Kota Pasuruan’, ‘Pemerintah Kota Pasuruan meminta retribusi 2 M melalui Kejaksaan, benarkah?” ‘Pemkot tidak meminta retribusi kepada kami’.

Baca Juga  Danrem 084 Bhaskara Jaya Serahkan Jabatan Dandim 0827 Sumenep

Kordinator lapangan dalam aksi kali ini, Julianjaya Pasua, mengungkapkan bahwa pihaknya mempertanyakan kepada Kejari Kota Pasuruan, yang meminta pembayaran retribusi ke senkuko, sebesar Rp. 2 miliar, tanpa adanya tagihan dari Pemkot Pasuruan.

“Kami ingin mempertanyakan kenapa kejaksaan meminta kami retribusi bukan Pemkot yang nilainya 2 Milyar rupiah. Padahal pihak Pemkot Pasuruan tidak mengeluarkan tagihannya,” kata Julianjaya.

Pendemo juga mendesak kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, agar lebih memperjelas retribusi yang dibebankan ke pihak pengelolah senkuko, yang mencapai angka Rp. 2 miliar itu.

Baca Juga  Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria 59 Tahun Dilaporkan ke Polres Pasuruan Kota

Hampir 1 jam menyuarakan tuntutannya, sejumlah perwakilan pendemo sempat mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, namun tidak menemukan solusi.

Sementara, Kasi Intel Kejari Kota Pasuruan Wahyu Susanto, menjelaskan, uang retribusi senilai Rp. 2 miliar itu muncul, dari hasil penyelidikan yang dilakukan Kejari, bahwasanya ditemukan adanya dugaan kerugian negara, terhadap senkuko.

“Hasil dari proses hukum tahapan penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum kejaksaan dan itu kewenangan kami,” jelas Wahyu.

Baca Juga  Peduli, Babinsa Koramil 0826-13 Pasean bantu Pembangunan Garasi Warga Desa Tagangser Daya

meskipun begitu, hingga kini kasus senkuko masih dalam penyelidikan, “Masih dalam penyelidikan dan ada materi yang tidak bisa kami jelaskan,” pungkasnya. (Gun)

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE