SUMENEP | SIGAP88 – Pelayanan kesehatan di di Puskesmas Pagerungan besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep menjadi sorotan.

Masyarakat mengeluhkan tenaga medis, khususnya dokter dinilai sering tidak berada di tempat

Keluhan ini disampaikan oleh perwakilan keluarga pasien yang rawat inap di Puskesmas Pagerungan Besar.

Ia menyoroti selama saudaranya rawat inap di Puskesmas Pagerungan Besar tidak pernah dilayani oleh dokter yang bertugas.

“Selama saudara saya rawat inap di Puskesmas Pagerungan besar tidak sekalipun diperiksa oleh dokter yang bertugas,” ujar salah satu keluarga pasien yang tidak mau disebut namanya. Selasa (19/05).

Ia juga menyampaikan, dari sekian hari ini hanya di periksa oleh perawat, sedangkan perawat kapasitasnya tidak bisa menentukan keadaan penyakit pasien.

“Saya sebagai warga desa Pagerungan Kecil sangat keberatan kalau keluarga saya di rawat di Puskesmas Pagerungan Besar hanya di periksa oleh perawat,” jelasnya.

Baca Juga  Sinergi PWI Pamekasan dan Pelukis Budi Hariyanto, Legislator Jatim: Seniman Adalah Penjaga Peradaban

Kalau hanya di periksa oleh perawat mending dirawat inap di Pustu Pagerungan Kecil

“Saya sangat kecewa dengan keadaan ini, dokternya ada tapi dia tidak ada di tempat,” keluhnya.

Ia berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah terhadap fasilitas kesehatan di wilayahnya yang cukup jauh dari pusat kota dan berada di kawasan kepulauan

Kondisi tersebut dinilai berdampak pada lambatnya pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

Warga menilai hak dasar atas layanan kesehatan belum sepenuhnya terpenuhi. Warga menilai persoalan pelayanan kesehatan di daerah tersebut sudah cukup serius dan perlu segera ditangani pemerintah.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan Dampingi Petani Panen dan Giling Padi di Sawah

Warga kini berharap ada langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, termasuk Bupati Achmad Fauzi, untuk memperbaiki layanan kesehatan di Puskesmas Pagerungan Besar yang selama ini di gembar-gemborkan dengan tagline “Bismillah Melayani”

Sementara itu, Kepala Desa Pagerungan Besar, Rahim, saat ditemui mengatakan, sebelumnya pernah ada pengaduan dari warga bahwa tidak ada petugas dokter di Puskesmas Pagerungan Besar.

“Kami sering dikeluhkan oleh warga tentang tidak adanya dokter di Puskesmas Pagerungan besar, pasien hanya di rawat dan diperiksa oleh perawat saja,” jelasnya.

Rahim menambahkan, keberadaan Puskesmas Pagerungan besar betul betul diharapkan oleh semua warga kepulauan di wilayah kerja Puskesmas Pagerungan Besar, sehingga kami berharap ada penambahan dokter, untuk tidak adanya kekosongan dokter di Puskesmas.

Baca Juga  Polsek Sapeken Ungkap Kasus Sabu di Pagerungan Besar

“Saya berharap kepada dokter yang ada, bisa konsisten dengan tugas kerjanya, tidak terlalu sering dan lama meninggalkan tugas,” imbuhnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Puskesmas Pagerungan besar saat di temu mengatakan bahwa di Puskesmas Pagerungan besar ada satu dokter dan saat ini masih izin.

“Dokter yang ada di Pagerungan Besar saat ini masih pulang dan sudah minta izin kepada saya,” kata kepala Puskesmas Pagerungan Besar H. Salim

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE