JOMBANG | SIGAP88 — Ribuan aparatur sipil negara (ASN) memadati Lapangan Pemerintah Kabupaten Jombang, Rabu (5/8/2026), menandai dimulainya Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) 2026. Di tengah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu, Bupati Jombang Warsubi mengingatkan satu hal: pelayanan kepada masyarakat tidak boleh ikut berhenti.

Di balik kemeriahan defile puluhan kontingen dan berbagai pertandingan olahraga, pesan yang disampaikan Warsubi justru menjadi perhatian utama. Ia mengingatkan seluruh ASN agar semangat mengikuti perlombaan tidak menggeser tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Menurut Warsubi, Porkab bukan sekadar kompetisi olahraga antaraparatur, melainkan momentum memperkuat solidaritas, membangun kekompakan, sekaligus menyegarkan semangat kerja di tengah padatnya aktivitas pemerintahan. Namun, seluruh kegiatan itu harus tetap berjalan beriringan dengan komitmen memberikan pelayanan publik yang optimal.

“Hari ini kita berkumpul sebagai satu keluarga besar Pemerintah Kabupaten Jombang. Manfaatkan kesempatan ini untuk saling mempererat persaudaraan. Saya ingin kegiatan ini bisa memberi ruang untuk menyegarkan pikiran dan membangun kembali semangat rekan-rekan sekalian,” ujar Warsubi saat membuka Porkab 2026.

Pembukaan Porkab 2026 dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, serta ribuan ASN di lingkungan Pemkab Jombang.

Warsubi menegaskan, semangat kemerdekaan yang tahun ini mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus diterjemahkan ke dalam kinerja nyata seluruh aparatur pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya diukur dari kekompakan internal, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.

“Apabila ada tugas yang bersifat mendesak dan harus segera diselesaikan, dahulukan kewajiban tersebut. Jangan sampai semangat mengikuti kegiatan ini membuat tugas dan tanggung jawab kita terbengkalai. Semakin kompak kita bekerja, semakin baik pula pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat demi mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa semangat kompetisi di arena olahraga harus sejalan dengan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Ketua Panitia Ahmad Rofiq As’ari mengatakan Porkab 2026 digelar berdasarkan ketentuan pemerintah pusat dan keputusan Bupati Jombang. Kegiatan ini bertujuan memperkuat nasionalisme, sportivitas, kekompakan, serta membangun budaya kerja yang sehat di kalangan ASN.

Sebanyak 60 kontingen dari berbagai perangkat daerah meramaikan Porkab 2026. Mereka mengawali kegiatan dengan defile yang diiringi Korps Musik (Korsik) Pemkab Jombang sebelum pertandingan resmi dimulai.

Sejumlah cabang olahraga dan permainan tradisional dipertandingkan, di antaranya bola voli kehormatan yang mempertemukan tim Forkopimda melawan anggota DPRD Kabupaten Jombang, bola voli antarperangkat daerah, tarik tambang putra dan putri, balap karung, hingga lomba bakiak atau terompah panjang.

Laga pembuka bola voli kehormatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Tim Forkopimda berhasil mengungguli tim DPRD Kabupaten Jombang, sementara sorak-sorai ribuan peserta turut menambah semarak pembukaan Porkab tahun ini.

Lebih dari sekadar agenda rutin tahunan, Porkab 2026 menjadi ruang membangun kebersamaan di antara aparatur pemerintah. Di luar perebutan gelar juara, pesan yang mengemuka dalam pembukaan Porkab tahun ini adalah bahwa semangat kebersamaan di arena olahraga harus berlanjut di ruang pelayanan publik.

Pada akhirnya, keberhasilan Porkab tidak hanya diukur dari siapa yang naik podium juara, tetapi juga dari sejauh mana semangat kebersamaan yang tumbuh selama pertandingan mampu diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang semakin cepat, profesional, dan berpihak kepada masyarakat.