PAMEKASAN | SIGAP88 – Program terobosan bedah rumah Bawang Mas Center (BMC) Reborn merealisasikan rumah layak huni di Dusun Nang Daja Desa Konang Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Kamis (03/07)

Owner BMC, Haji Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her menjelaskan peletakan batu pertama pada Rumah Tak Layak Huni (RTLH) ini membantu Presiden menuntaskan kemiskinan di Pulau Madura.

Dia berharap dalam jangka waktu 5 sampai 10 tahun tidak ada orang miskin lagi di Madura

Baca Juga  Kalaksa BPBD Sumenep Imbau Masyarakat Waspadai Fenomena El Nino

“Saya berharap dalam jangka waktu lima hingga sepuluh tahun tidak ada orang miskin di Madura” harapnya

Program bedah rumah ini, kata Haji Her sudah berjalan lama dan “hampir 1000 rumah tak layak huni yang sudah kami perbaiki” ujarnya.

Program BMC Reborn tahun ini, kata H Her dalam setiap Minggu, pihaknya akan mengagendakan minimal 1 rumah yang direalisasikan

“Minimal kita agendakan 1 rumah yang akan kami realisasikan.
Dan untuk persyaratan bedah rumah tentunya rumah yang memang benar benar tidak layak huni dan melalui Pemerintah Desa setempat”, ujarnya.

Baca Juga  Dukcapil Kecamatan Sapeken Beri Layanan 'Melle Sagu'

Dalam peletakan batu pertama ini Haji Her didampingi Ulama muda Lora Abbas Muhammad Rofi’i

Lora Abbas menuturkan bahwa program ini jangka pendeknya hanya akan dilaksanakan di Pamekasan.

“Untuk jangka menengah kita akan menjangkau Madura dan kedepannya kita akan menjangkau seluruh Indonesia.
Disamping membangun rumah kita juga akan berfokus pada perekonomian”, paparnya.

Baca Juga  Jaga Kesehatan Tubuh, Dinkes P2KB Sumenep Lakukan Gerakan Bike to Work

Timah selaku penerima bantuan bedah rumah mengaku sangat gembira, karena telah menerima program bedah rumah dari H. Her.

“Alhamdulillah, saya senang sekali dapat bantuan ini”, tuturnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE