SUMENEP | SIGAP88 – Dalam momentum HUT RI ke-80, masyarakat Kecamatan Nonggunong dan Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep menggelar kontes domba Sapudi atau domba ekor gemuk, di halaman Kawedanan Gayam Kecamatan setempat. Minggu(24/8)

Ketua pelaksana acara tersebut, Tolak Alwa, menyampaikan bahwa perlombaan ini digelar oleh komunitas pecinta domba ekor gemuk

“Ajang ini selain memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-80 RI sekaligus memberikan promosi kepada khalayak ramai bahwa Sapudi mempunyai perbedaan dengan domba di luar pulau Sapudi,” kata ketua pelaksana acara, Tolak Alwa. Minggu (24/08)

Alwa menjelaskan, dalam kontes domba ekor gemuk, sebanyak 36 ekor domba dari berbagai kategori ikut ambil bagian dalam kontes ini.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-06 Pademawu Komsos dengan Warga Desa Majungan

Sedangkan penilaian dibagi dalam tujuh kelas, yakni calon pejantan, extreme, cempe betina, cempe jantan, remaja betina, remaja jantan, dan calon indukan, yang menjadikan kompetisi ini kian menarik

“Kontes ini merupakan ajang promosi agar masyarakat Sapudi dan luar Sapudi tahu dan paham bahwa Sapudi mempunyai hewan ternak yang mampu bersaing di kancah Nasional maupun Internasional,” ujarnya.

Melihat dari antusias masyarakat, sambung Alwa, sangat potensial domba ekor gemuk Sapudi di lestarikan demi peningkatan ekonomi masyarakat dan mempertahankan icon Kabupaten Sumenep.

Baca Juga  Yankes Bergerak Jatim Tangani 38 Pasien Operasi Mata di Pulau Raas

“Dorongan pemeritah daerah sangat diperlukan bahkan kami masyarakat Sapudi berharap kontes domba ekor gemuk bisa masuk dalam kalender event Kabupaten Sumenep,” harapnya.

Karena, selain pelestarian dan untuk peningkatan ekonomi masyarakat juga menjadi maskot ternak Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, salah satu peserta kontes domba ekor gemuk, As’ar mengatakan, kegiatan kontes ini sangat positif selain melestarikan domba ekor gemuk juga bernilai ekonomis.

“Selama ini banyak yang memelihara domba Sapudi, tapi belum ada wadah untuk memunculkan potensinya. Dengan adanya komunitas ini, kami bisa saling berbagi pengalaman dan mengangkat nama domba Sapudi,” terangnya

Baca Juga  Dandim 0826 Pamekasan Dampingi Danrem 084 Bhaskara Jaya Cek Progres Pembangunan Jembatan Beton

Yang paling penting, ujar As’ari, domba Sapudi ini jangan sampai punah. Justru harus semakin dikenal di seluruh Indonesia.

“Acara seperti ini, bertujuan untuk melestarikan domba ekor gemuk yang merupakan asli dari pulau Sapudi,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE