PAMEKASAN | SIGAP88 – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil pertanian di wilayah binaannya, Bati Bhakti TNI Koramil 0826-10 Waru, Pelda Johan Arif, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Harapan Jaya, Sufriyadi, di area persawahan Dusun Gulu’an 2, Desa Sumber Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Minggu(8/6)

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat petani serta menggali berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan guna mencari solusi bersama.

Baca Juga  Jaga Stabilitas Kamtibmas, Polres Sumenep Gelar Rapat Koordinasi Soal Isu BBM dan Sembako

Dalam kesempatan tersebut, Pelda Johan Arif menyampaikan bahwa TNI melalui Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani agar sektor pertanian di daerah semakin berkembang.

“Kegiatan komsos ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap para petani. Kami ingin mendengar langsung apa saja kendala di lapangan dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Pelda Johan Arif.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-08 Palengaan bantu Warga Dusun Glugur 3 Giling Padi

Sementara itu, Sufriyadi selaku perwakilan Poktan Harapan Jaya menyambut baik kehadiran TNI di tengah aktivitas pertanian mereka.

Ia berharap sinergi ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan pertanian di Desa Sumber Waru.

“Dengan adanya dukungan dari TNI, khususnya Babinsa, kami merasa lebih semangat dan terbantu dalam menjalankan kegiatan tani. Semoga komunikasi ini terus terjaga,” ungkapnya.

Komsos seperti ini menjadi salah satu strategi TNI dalam memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat, sekaligus menjadi sarana untuk mendorong peningkatan kesejahteraan melalui sektor pertanian yang berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE