Sumenep | SIGAP88 – Usai melakukan monitoring dan evaluasi tentang pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) kemarin, kini dilanjutkan dengan menggelar rapat dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Rabu (18/01/2023).

Dalam rapat tersebut Ketua Komisi III DPRD Sumenep H. Dulsiam menekankan kepada Kepala Dinas PUTR Eri Susanto agar pelaksanaan pembangunan tepat sasaran.

“Pertemuan bersama dengan kepala PUTR untuk mengevaluasi hasil pekerjaan TPS3R, dari kementerian PUTR harus ada perubahan menuju kebaikan di tahun 2023,” kata Ketua Komisi III DPRD Sumenep H. Dulsiam.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-13 Pasean Komsos di Dusun Rokem Timur

Dulsiam menjelaskan, perubahan menuju perbaikan tersebut seperti, penempatan lokasi di daerah yang dinilai banyak menghasilkan sampah. “Daerah penghasil sampah banyak adalah wilayah perkotaan dan wilayah pinggir pantai,” jelasnya.

Dulsiam
H.dulsiam, Ketua Komisi Iii Dprd Kabupaten Sumenep

Selain itu, Dulsiam juga mengomentari terkait peralatan atau mesin pencacah sampah

“Penggunaan peralatan atau mesin harus yang betul-betul layak, yang diperkirakan bertahan lama,” ujarnya.

“Sejatinya, kami di tahun 2023 ini mau mengusulkan penempatan TPS3R ditempat yang betul-betul wilayah potensi penghasil sampah, seperti Kecamatan yang banyak tumpukan sampah dan wilayah pesisir,” tuturnya

Namun kata Dulsiam, di tahun 2023 ini mengenai lokasi tidak bisa di ubah dan itu sudah di tetapkan lokasinya oleh Kementerian sesuai dengan pengusulan.

Baca Juga  Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Mediasi Kasus Penganiayaan di Palengaan

Sementara, Kabid Air minum dan PLP Dinas PUTR Kabupaten Sumenep Dedi Falahuddin menyampaikan di Tahun 2023 ini fokus kepada wilayah yang ada permasalahan sampah dan berdasarkan kondite tematik Stunting.

“Juklak dan juknisnya sudah ditetapkan oleh kementerian PUTR seperti halnya Dana Alokasi Khusus (DAK) baik di TPS3R,” ungkapnya.

Dedi menambahkan, untuk pelepasan tanah harus di sertifikatkan untuk penggunaan TPS3R. “Yang di utamakan adalah tanah desa atau tanah Pemkab, dan apabila tidak ada, harus disertifikat,” kata Dedi.

Dedi menyebut, wilayah yang akan mendapat pembangunan TPS3R adalah, Desa Pasongsongan, Desa Ambunten Timur, Desa Larangan kerta, Desa Saroka dan Desa Gayam.

Baca Juga  Peringatan Hardiknas 2026 di Jombang: Komitmen Wujudkan Pendidikan Bermutu dan Layanan Inklusif Untuk Semua

Sesuai apa yang di sampaikan oleh Komisi III DPRD Sumenep, tentang peningkatan fisik dan mesin kami akan mengikuti petunjuknya. “Semoga program ini berjalan dengan baik dan bermanfaat kepada masyarakat,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE