
SUMENEP | Sigap88 – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas menegaskan pelayaran kapal dari pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ke semua rute tetap berjalan sesuai kondisi cuaca yang telah dipantau secara ketat.
Sesuai dengan prakiraan cuaca perairan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, tinggi gelombang di perairan Jawa Timur diperkirakan masih aman, untuk dilakukan pelayaran dalam periode 12 Februari hingga 16 Februari 2025.
“Kami telah menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar atau SPB bagi kapal yang berangkat dari Pelabuhan Kalianget setelah memastikan keselamatan pelayaran,” kata, Azwar Anas, Kepala KSOP kelas IV Kalianget. Jum’at (14/02).
Menurutnya, sejak 12 Februari hingga 14 Februari 2025, sembilan kapal telah memperoleh izin berlayar, yang terdiri dari satu kapal perintis dan delapan kapal layar motor dengan berbagai tujuan.
“Kami selalu berkoordinasi dengan BMKG dan seluruh stakeholder terkait, untuk memastikan kondisi cuaca aman bagi pelayaran. Hingga saat ini, KSOP Kalianget telah mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar kepada kapal-kapal, yang memenuhi standar keselamatan dan kondisi cuaca yang mendukung,” ujarnya.
Sampai saat ini sambung Azwar Anas, tidak terjadi penumpukan kapal maupun penumpang di Pelabuhan Kalianget.
“Penundaan keberangkatan kapal yang mungkin akan terjadi, murni karena pertimbangan keselamatan akibat kondisi cuaca yang kurang baik di beberapa jalur pelayaran,” jelasnya.
“Jika nanti ada keputusan untuk menunda keberangkatan kapal, hal tersebut akan dilakukan demi keselamatan bersama,” sambungnya.
Namun, pihaknya pastikan bahwa, sampai saat ini tidak ada penumpukan penumpang di pelabuhan, karena koordinasi telah berjalan dengan baik.
“KSOP Kalianget akan terus mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jasa pelayaran, untuk selalu memperhatikan informasi resmi terkait kondisi cuaca dan keselamatan pelayaran” kata Azwar Anas
“Kami selalu berkordinasi dengan pihak pihak terkait guna, keselamatan pelayaran, sehingga tidak ada peristiwa yang tidak di inginkan,” pungkasnya(*)













