PAMEKASAN | Sigap88.com – Inovasi terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Madura dalam melestarikan budaya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Pamekasan Akhmad Zaini mengatakan, upaya upaya melestarikan budaya yang paling efektif melalui satuan pendidikan.

“Penanaman dan pengenalan budaya harus kita lakukan sejak dini dan yang paling efektif adalah di satuan pendidikan,” kata Kadisdikbud. Akhmad Zaini. Jum’at (17/11)

Baca Juga  Wakil Bupati Sumenep Serahkan Hibah Perahu kepada Pemdes Kalisangka, Kecamatan Arjasa

Pihaknya telah melakukan himbauan kepada semua satuan pendidikan agar setiap siswa pada hari Jum’at dan Sabtu diawal bulan mengintruksikan memakai pakaian adat.

“Ini sangat penting sekali bahkan sangat mengena agar anak didik mengenal tentang budaya kita sendiri,” ucapnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan Pamekasan mewajibkan setiap hari Sabtu wajib berbahasa Madura. “Setiap guru dan siswa pada hari Sabtu Wajib berbahasa Madura.,” tegasnya.

Baca Juga  Genjot Ekonomi dan PAD, DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda di Rapat Paripurna

Bahkan, pihaknya telah menyusun buku tentang kemaduraan, karena buku tidak akan pernah hilang dan mati. “Semua tari tarian yang khas Madura kita lakukan di setiap sekolah,” jelasnya.

“Pengenalan budaya sejak dini kepada anak anak merupakan langkah efektif melestarikan budaya yang kita miliki,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE