SUMENEP | SIGAP88 – Menjelang hari Natal dan Tahun baru 2026 harga bahan pokok di pasar Anom baru, Sumenep, Madura terpantau normal.

Tim gabungan dari Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kabupaten Sumenep Dedy Iskandar, Diskop UKM Perindag, Bulog Sumenep, Satpol PP melakukan pemantauan ke pasar Anom baru Sumenep. Selasa (23/12/2025) kemarin.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep Moh Ramli, S. Sos, melalui Kabid perdagangan Idam Halil menyampaikan bahwa hasil pantauan tim kami bahwa harga bahan pokok tidak ada lonjakan.

Baca Juga  Wakil Bupati Sumenep Jadi Irup Hardiknas dan Harkitnas 2026

“Semua bahan pokok di pasar Anom baru dan pasar di kecamatan tidak ada lonjakan menjelang Nataru,” kata Idam Halil.

Menurutnya, tidak ada lonjakan dikarenakan stok bahan pokok tersedia dengan baik bahkan bahan pokok di pertanian saat ini baik.

Demikian daftar bahan pokok hasil survei di pasar Anon baru Sumenep beras premium Rp 14.600, beras Medium Rp 12.500, gula pasir dalam negeri Rp 17.000

1766559018430Sedangkan minyak goreng premium kemasan botol/2liter Rp 39.000, dan kemasan 1 liter Rp 20.000. untuk minyak goreng curah tanpa merk Rp 19.000 dan minyakita Rp 16.000.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-05 Larangan Dampingi Petani Jagung Bersihkan Gulma di Dusun Du’alas

Sementara itu, daging sapi murni Rp 135.000, daging ayam broiler Rp 42.000 dan daging ayam kampung Rp 85.000. telur ayam Ras Rp 32.000, telur ayam kampung Rp 48.000/1kg.

Jagung pipikan kering Rp 8000, garam beryodium bentuk bata Rp 2000, garam beryodium halus Rp 10.000. tepung terigu segi tiga biru Rp 12.000, cabe merah besar Rp 40.000, cabe rawit Rp 60.000. bawang merah Rp 44.000, bawang putih Rp 30.000, kacang hijau Rp 22.000, kacang tanah Rp 30.000.

“Untuk cabe merah besar saat ini turun Rp 35.000 dan cabe rawit turun menjadi Rp 55.000, bawang merah turun menjadi Rp 40.000, bawang putih naik menjadi Rp 31.000,” papar Idam

Baca Juga  Dinsos P3A Sumenep Siap Kolaborasi Dengan BPBD Suplai Air Bersih Saat Kemarau

Idam berharap jelang Nataru ini tidak ada lonjakan harga. “Semoga produksi pertanian baik holtikultura selalu baik sehingga harga tetap stabil,” harapnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE