SUMENEP | Sigap88 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Festival Desa Wisata yang di ikuti oleh setiap kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Sumenep dan langsung di buka oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo usai mengukuhkan perpanjangan Jabatan Kepala Desa. Kamis (27/06) kemarin.

Tak ketinggalan Kecamatan Kangayan Kepulauan Kangean ikut serta dalam festival Desa Wisata dengan menampilkan destinasi Desa Wisata di beberapa desa di Kecamatan Kangayan.

Camat Kangayan Nurullah, SH ditemui oleh media sigap88.com distand festival Desa Wisata menyampaikan,, ada beberapa destinasi desa wisata yang di miliki di masing masing desa

“Kami menampilkan destinasi desa wisata di masing masing desa seperti, dari desa Saobi dengan Cagar Alam, dari desa Tembayangan menampilkan wisata Gunung Eteng, desa Daandung menampilkan Goa Arca, desa Timur Janjang menampilkan salah satu pantai eksotik yaitu wisata pantai Togur, dan Goa Pancasila,” kata Camat Nurullah.

Baca Juga  Kejari Sumenep Edukasi Pelajar SMAN 1 Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Camat Nurullah menjelaskan bahwa Pantai Togur yang merupakan wisata wahana akan dilakukan Verrlab oleh kementerian untuk merebut juara 1, 2 dan 3.

“Kami memang mempunyai destinasi desa wisata yang cukup banyak di setiap desa dan semoga desa wisata yang saat ini telah dilakukan Verrlab oleh kementerian pariwisata dapat juara yang memuaskan,” harapnya.

Sedangkan destinasi desa wisata Goa Pancasila merupakan penemuan artiolog dari Yogyakarta bersamaan dengan Goa Arca. “Kami juga menggalakkan beberapa desa untuk menanam mangrove dan saat ini dari kementerian telah ada di kecamatan Kangayan,” jelasnya.

Baca Juga  Akhir Bulan April 2026, Disbudporapar Sumenep Dulang PAD 30,52 Persen

“Kami melakukan upaya perbaikan di setiap destinasi desa wisata dengan tujuan untuk meningkatkan PADesa dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Nurullah menjelaskan pula tentang destinasi wisata Cagar Alam desa Saobi, yang satu satunya wisata cagar alam yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Cagar alam desa Saobi atau pulau Saobi merupakan kawasan suaka alam terlindungi,” tegasnya

Nurullah menegaskan pula, menurut Surat Keputusan (SK) Gubernur Jenderal Hindia Belanda nomor : 22/Stbl/No.469/1926 tanggal 25 Oktober 1926, Cagar Alam Pulau Saobi terdaftar secara resmi menjadi kawasan konservasi.

Baca Juga  Dinkes P2KB Sumenep Kampanyekan TOSS TBC Bagi Masyarakat

“Di cagar alam tersebut banyak di huni oleh bermacam-macam flora dan fauna, termasuk satwa yang dilindungi,” ujarnya.

“Kami berharap dengan adanya destinasi desa wisata dapat menarik wisatawan datang ke wilayah destinasi desa wisata di kecamatan Kangayan yang nantinya akan berdampak positif kepada peningkatan ekonomi masyarakat Kecamatan Kangayan,” pungkasnya

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE