
SUMENEP | SIGAP88 – Pemerintah menegaskan langkah besar transformasi sistem kesehatan nasional dengan fokus layanan dari kuratif ke promotif dan preventif
Tak ketinggalan, sebagai pelayan kesehatan masyarakat, Puskesmas Arjasa, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur juga melakukan promotif dan preventif kepada masyarakat yang dikemas melalui program Jumat keliling (Juling).
Promotif merupakan upaya kesehatan yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan kepada masyarakat melalui promosi gaya hidup sehat, edukasi, dan pemberdayaan.
“Jumat keliling merupakan inovasi kami memberikan promotif kepada masyarakat dengan cara memberikan penyuluhan gizi, pengobatan penyakit, kampanye olahraga dan edukasi PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat),” ungkap kepala Puskesmas Arjasa dr Dini Martanti. M.Kes. Selasa (10/03).
Bahkan, kata dokter muda ini, pihaknya bukan hanya melakukan promotif di setiap hari Jumat saja, dengan menggunakan Ambulance, sering juga kami melakukan promotif setiap hari, guna lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat PHBS.
“Dalam situasi musim hujan ini kami melakukan promotif setiap hari agar masyarakat tetap menjaga kesehatannya dan menjaga kebersihan agar tidak terkena Demam Berdarah Dengoe (DBD),” ujarnya
Pihaknya juga melakukan kunjungan kepada desa-desa yang ada di kecamatan Arjasa, melalui petugas kesehatan desa untuk melakukan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Melalui program ini, Alhamdulillah kasus DBD bisa ditekan seminim mungkin, dan di triwulan pertama di tahun 2026 ada 13 kasus DBD yang bisa ditangani dengan baik dan sehat,” tegasnya
Sementara ini sambung kata dia, penyakit anak adalah ISPA, penyakit hipertensi, dan penyakit Diabetes
“Melalui program dan inovasi kami, berdampak positif bagi peningkatan kesehatan masyarakat kecamatan Arjasa,” pungkasnya













