JOMBANG | SIGAP88– Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani, jajaran Polsek Diwek, Polres Jombang, mendampingi pengiriman hasil panen jagung milik warga ke Gudang Perum Bulog di Tunggorono, Kabupaten Jombang, Senin (8/6/2026).

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk implementasi visi pembangunan nasional yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama.

Pengiriman kali ini berasal dari lahan milik M. Saifur, petani asal Desa Ballongbesuk, Kecamatan Diwek.

Sebelum diangkut, dilakukan pemeriksaan kualitas dan penimbangan untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang ditetapkan.

Hasilnya, tercatat sebanyak 10 ton jagung pipil siap disalurkan. Komoditas tersebut memiliki kadar air 14 persen dan dibeli Perum Bulog dengan harga Rp 6.400 per kilogram.

Pendampingan selama proses pengumpulan hingga perjalanan ke gudang dilakukan langsung oleh PS Kanit Binmas Polsek Diwek, Aiptu Suwito, beserta sejumlah anggota.

Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kelancaran distribusi hasil pertanian.

Baca Juga  Polres Jombang Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Pantau Tanaman Jagung Petani

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan melalui Kapolsek Diwek, AKP Darul Hudha, menyatakan bahwa keterlibatan kepolisian dalam urusan pertanian merupakan perpanjangan tangan negara untuk memastikan rantai pasok pangan berjalan dengan baik.

Menurutnya, kehadiran aparat tidak hanya bertujuan menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi petani.

“Polri memandang ketahanan pangan bukan hanya urusan dinas pertanian semata. Ketika hasil panen petani tersalurkan dengan aman dan terserap dengan harga yang layak, maka kesejahteraan masyarakat terjaga dan stabilitas daerah pun terpelihara. Ini selaras dengan Asta Cita pemerintah yang menekankan kemandirian pangan,” ujar Darul Hudha

Ia menambahkan bahwa tantangan yang sering dihadapi petani selama ini meliputi ketidakpastian harga, akses pasar yang terbatas, hingga kekhawatiran keamanan saat mengangkut hasil panen dalam jumlah besar.

Melalui pendampingan seperti ini, pihaknya berharap hambatan-hambatan tersebut dapat diminimalkan.

Baca Juga  Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan Dampingi Petani Panen dan Giling Padi di Sawah

“Kami ingin memastikan tidak ada kendala berarti, baik dari segi keamanan maupun kelancaran administrasi. Ketika petani merasa aman dan mendapatkan kepastian harga, semangat bertani akan meningkat dan produksi pangan di daerah ini pun ikut tumbuh,” katanya.

Bagi petani seperti Saifur, pendampingan tersebut memberikan rasa tenang tersendiri.

Ia mengaku memilih menjual hasil panennya ke Bulog karena harga yang ditetapkan lebih pasti dibandingkan menjual ke pengecer atau tengkulak yang nilainya sering berubah-ubah.

Dengan total 10 ton jagung yang dikirim, ia berhak menerima pembayaran sekitar Rp 64 juta.

“Selama ini kami kadang ragu mengangkut barang banyak-banyak. Ada kekhawatiran dalam perjalanan atau soal harga yang bisa ditekan. Hari ini dengan dikawal polisi dan diserap Bulog, rasanya lebih pasti. Hasil kerja keras kami dihargai dengan layak,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Perum Bulog Cabang Jombang menyambut baik langkah sinergi ini.

Baca Juga  Dorong Swasembada Pangan, Polresta Sidoarjo Gencarkan Program Pekarangan Pangan Bergizi

Ia menegaskan bahwa penyerapan hasil panen langsung dari petani merupakan upaya untuk menjaga ketersediaan cadangan pangan daerah sekaligus memotong rantai perdagangan yang sering merugikan produsen.

“Semakin lancar penyerapan langsung dari lapangan, semakin terjaga ketersediaan beras dan jagung di gudang kami. Kerja sama dengan aparat keamanan sangat membantu agar pasokan dari petani terus mengalir tanpa hambatan,” ungkapnya.

Kolaborasi antara kepolisian, Bulog, dan petani ini diharapkan dapat menjadi model yang berkelanjutan.

Di tengah upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional, dukungan lintas sektor dianggap penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE