MALANG | SIGAP88 – Distrik Navigasi (Disnav) Tipe A Kelas I Tanjung Perak melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Rencana Penetapan Alur Masuk Pelabuhan Telaga Biru Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini terlaksana di Harris Hotel & Convention Malang, Jumat, (29/11/2024).

Dalam gelaran FGD rencana penetapan alur masuk pelabuhan Telaga Biru, dibuka secara langsung oleh Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak Capt. Weku Frederik Karuntu

Dalam pidatonya, Weku menyampaikan sambutan dari Direktur Kenavigasian, salah satunya adalah bagian dalam mendukung program presiden yang masuk dalam asta cita, dan sudah ditetapkan undang-undang 66 Tahun 2024 tentang pelayaran, bahwa kewajiban pemerintah untuk menetapkan koridor, alur, rute dalam pemenuhan standar pelayaran.

Baca Juga  Sejumlah LSM di Pasuruan, Soroti Tambang Pasir PT Indra Bumi Sentosa, Desa Sebalong

“Pelaksanaan Survei sendiri didukung penuh oleh Kantor UPP Kelas III Telaga Biru, baik pelaksanaan survei di darat maupun di laut selama 15 hari” ujar Weku

Dalam FGD ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Kepelabuhanan DJPL Anggoro, Biro Hukum Kementerian Perhubungan, Yulia Kurniawan, Surveyor Bidang Alur Pelayaran, Habibul Huda dan Narasumber dari Pushidrosal, Letkol Laut (P) Dhony Agies dengan metode Diskusi Panel oleh Moderator dari Direktorat Kenavigasian DJPL Edo Bimawardhana.

Baca Juga  Jelang Kemarau, BPBD Sumenep Siap Siaga Bantu Masyarakat Suplai Air Bersih

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan saran, masukkan dan tanggapan dalam rangka penetapan alur pelayaran, sistem rute, tata cara berlalu lintas, dan daerah labuh kapal sesuai dengan kepentingannya di alur pelayaran Telaga Biru Kabupaten Bangkalan.

“Mohon dukungan dari instansi pemerintah setempat agar pelaksanaan penetapan Alur Pelayaran ini berjalan dengan baik dan lancar karena tujuannya untuk Keselamatan Pelayaran dan koordinasi lebih intens tukar menukar informasi antar instansi terkait, stakeholders dan Kementerian/lembaga sehingga pelaksanaan penetapan alur sampai pelabuhan terkecilpun dapat terlaksana agar para pengguna alur pelayaran khususnya para nelayan merasa aman keluar dan masuk pelabuhan” pungkas Kadisnav sebagai harapannya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE