
SUMENEP | SIGAP88 – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, Madura, Jawa Timur di bidang pemberdayaan sosial tahun 2026 menerima kucuran dana sebesar Rp 8,073 Miliar
Dana tersebut kesemuanya untuk usulan dari pokok pokok pikiran (Pokir) DPRD Sumenep, tidak ada usulan dari masyarakat yang masuk ke Dinsos P3A Sumenep.
Hal itu disampaikan oleh kepala Dinsos P3A Sumenep Drs Mustangin. M.Si melalui Kabid pemberdayaan sosial Agus Boedyanto menyampaikan, ada 151 lembaga yang sudah masuk ke meja kami, semuanya dari Pokir DPRD.
“Dari dana Rp 8,073 miliar untuk 151 lembaga kesemuanya pengajuan dari Pokir DPRD,” kata Kabid Agus Boedyanto. Selasa (06/01/2026).
Menurutnya, bantuan tersebut diperuntukkan kepada lembaga keagamaan, baik Islam, Kristen, Hindu dan yang lain.
“Sampai saat ini pengajuan yang masuk ke kami hanya dari lembaga agama Islam, namun tidak menutup kemungkinan lembaga agama yang lain, karena kami sudah memberikan informasi dan hal itu yang sudah berbadan hukum,” ucapnya.
“Proposal yang masuk ke kami untuk revitalisasi Masjid, Musholla dan yayasan serta yang lain,” ujar Agus.
Agus menerangkan bahwa, pihaknya tidak menutup kemungkinan di PAK nanti ada tambahan anggaran untuk pengusulan dari masyarakat.
“Kami berharap ada penambahan anggaran di PAK sehingga dapat menerima usulan dari masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, untuk verifikasi usulan yang masuk, kami masih melaksanakan dan InsyaAllah dengan keterbatasan tenaga dapat semaksimal mungkin terselesaikan.
“Kami tetap menyesuaikan dengan By name by address tentang anggaran yang sudah di tetapkan dan semoga dana tersebut dapat menunjang semua lembaga keagamaan,” pungkasnya














