SUMENEP | SIGAP88 – Tarimo (64) seorang nelayan asal Desa Kapong, Kecamatan Batu Mamar, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sempat hanyut diatas kapal saat mencari ikan di laut

Tarimo saat berangkat mancing sendirian dari perairan Tamberu, ke perairan Bawean Gresik.

Namun dikarenakan saat itu badai yang disertai hujan sehingga perahu yang dikendarainya terbawa sampai ke wilayah Sulawesi.

Kini, Tarimo keberadaannya di kepulauan Sapeken Kabupaten Sumenep dengan perjalanan panjang sejak berangkat memancing.

Saat menceritakan kepada sigap88.com melalui sambungan telepon, Tarimo menyampaikan bahwa dirinya berangkat dari rumahnya pada tanggal 26 Januari 2025 melalui perairan Tamberru untuk beraktifitas memancing ikan tongkol di perairan Bawean.

Baca Juga  Jaga Keamanan Lingkungan, Babinsa Koramil 0826-02 Tlanakan Komsos bersama Perangkat Desa Ceguk

“Saat memancing ikan tongkol di perairan Bawean hasil tangkapan tidak seberapa, sehingga pindah ke perairan Masalembu, namun setengah perjalanan di hadang badai dan beberapa hari terseret ke perairan Sulawesi,” kata Tarimo. Kamis (01/05).

Selama lebih 15 hari, tutur Tarimo, dari perairan Masalembu ke perairan Sulawesi ia kehabisan bekal, sehingga hanya minum air hujan

“Setelah bekal kami habis, saya hanya minum air hujan,” jelasnya.

Dalam rasa kekhawatiran dan keputusasaan, Tarimo mendapatkan pertolongan Sang Maha Kuasa

Baca Juga  Tahun 2026, Kabupaten Sumenep Kembali Terima Program BSPS

Tarimo bertemu seseorang asal Lombok, Nusa Tenggara Timur menggunakan perahu,

“Alhamdulillah, orang lombok menolong saya, dan perahu saya di seret, menuju pulau sakala, kemudian berlanjut sampai ke pulau Sepanjang, kecamatan Sapeken,” ujarnya.

Dari Sepanjang itulah ia diarahkan untuk berlayar sendiri ke arah barat, namun sampai di perairan Kangean ia berhenti dan menurunkan jangkar.

“Nasib jelek, jangkar yang kami turunkan nyangkut ke batu karang dan di bantu orang penyelam. Lalu, kami kembali ke arah timur menuju pulau Sapeken” kenangnya

Baca Juga  Electrifying Lifestyle: PLN UP3 Madura Gaungkan Ekosistem EV di Pamekasan

Saat ini, Tarimo ditampung di rumah seorang warga bernama Samsul dan pihak Polsek setempat telah melakukan pendataan alamat dan kronologisnya.

“InsyaAllah besok sore, Pak Tarimo akan pulang dengan melalui pelabuhan Sapeken ke Pelabuhan Kalianget (Sumenep),” kata Samsul menimpali

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE