
SUMENEP | SIGAP88 – Camat Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berkomitmen akan selalu update melakukan monitoring program pemerintah tentang ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD).
Delapan desa di bawah pengawasan kecamatan Giligenting, DD yang dialokasikan ke ketahanan pangan rata rata ke penggemukan sapi, kambing, ayam petelur.
Abd Said, selaku Camat Giligenting menyampaikan, mulai perencanaan sampai saat ini 95 persen desa yang ada sudah mengembangkan usahanya untuk ketahanan pangan.
“Kami bersama staf kecamatan selalu monitoring perkembangan pengelolaan program ketahanan pangan yang dikelola oleh pihak BUMDes,” kata Abd Said. Rabu (01/10/2025).
Menurutnya, pengelolaan ketahanan pangan yang dilakukan oleh BUMDes harus mengacu kepada aturan yang sudah di tetapkan.
“Tujuan program ini mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan yang cukup, aman, beragam, dan sesuai kebutuhan bagi seluruh masyarakat, demi meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa,” ujarnya.
Masih kata Said, program ini berupaya mengoptimalkan sumber daya lokal dan mengurangi ketergantungan pada satu jenis pangan.
“Setidaknya, dalam program ini saling menguntungkan, selain memaksimalkan kebutuhan pangan daerah juga akan berdampak kepada penghasilan desa melalui BUMDesnya” jelasnya.
Dari hasil pantauannya, desa yang sudah mempunyai progres baik adalah desa Lombang dengan penggemukan sapi.
“Desa Gedugan ke penggemukan sapi, dan desa Galis ke ayam petelur, seta desa Bringsang kepada peternak Kambing” ucapnya.
Sedangkan Desa Banbaru dan Desa Banmaleng dialokasikan ke peternak kambing, Desa Jate untuk penggemukan sapi
“Satu Desa yang belum mencairkan DD untuk ketahanan pangan yaitu desa Aeng Anyar, yang rencananya akan dialokasikan ke ternak kambing dan kerambah ikan,” terangnya
“Kami berharap kepada desa yang masih proses agar segera melakukan pengajuan pencairan sesuai instruksi dari Dinas DPMD,” pungkasnya.













