Sumenep | Sigap88 – Di Kecamatan Arjasa Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH. MH menyempatkan diri untuk meninjau tempat pengolahan beras terpadu atau integrated rice milling unit (RMU) yang dibangun di Desa Bilis bilis Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean. Sabtu (04/06).
Saat ini RMU yang telah dibangun lengkap dengan alat penggilingan sudah siap untuk di operasikan dengan kemampuan menggiling gabah menjadi beras sampai 3 ton dalam setiap jamnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyampaikan, dengan mesin penggiling gabah menjadi beras ini mampu menghasilkan beras dalam setiap jamnya sampai dua dan tiga ton.
“Saya berharap pengolahan beras ini mampu menghasilkan beras premium,” ujarnya.
Bupati menyebutkan bahwa, kepulauan Kangean mempunyai potensi penghasil gabah yang cukup besar sekitar lebih dari 600 ton setiap tahunya dan RMU akan mampu menghasilkan sekitar 50 ton beras.
“Diharapkan, dengan adanya RMU ini mampu memberikan ketersediaan beras di kepulauan Kangean,” tukasnya
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DPKP) Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, S.TP.,M.SI., yang saat itu mendampingi Bupati menyampaikan, mengenai pengelolaan beras terpadu masih akan konsultasi ke BPK.
“Rencananya, RMU ini nanti akan dikelola oleh salah satu BUMD, yaitu PD Sumekar. Sekarang belum beroperasi. Karena masih dikonsultasikan kepada BPK,” ucapnya.












