
SUMENEP | SIGAP88 – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melakukan mutasi dan promosi jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk eselon II dan pengawas eselon IV, Rabu 14 Januari 2026 terselenggara di pendopo keraton Soengenep.
Mutasi dan promosi jabatan baru bagi ASN guna meningkatkan efektifitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik.
“Mutasi ini dilakukan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja perangkat daerah, sehingga pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat lebih efektif,” kata Bupati Achmad Fauzi.
Ia menegaskan, setiap ASN harus siap di tugaskan di tempat mana saja dan selalu siap menjalankan tugas dengan baik sesuai kebutuhan organisasi.
“Rotasi dan promosi jabatan memiliki peran penting dalam membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur, dengan harapan memperluas wawasan, menambah pengalaman kerja, serta meningkatkan kemampuan manajerial dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks,” jelasnya.
Diketahui bahwa, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama eselon II, yakni Ferdiansyah Tetrajaya sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Faruk Hanafi Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Agus Dwi Saputra Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Anwar Syahroni Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Moh. Iksan Kepala Dinas Pendidikan, Heru Santoso Kepala Dinas Perizinan Satu Pintu, Rahman Riadi Kepala Dinas Sosial, Mustangin Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Benny Irawan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM.
Bupati juga melakukan Rotasi dan Promosi sebanyak 69 pengawas eselon IV di tingkat Kecamatan.
Seluruh proses mutasi jabatan sambung Bupati, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan berdasarkan penilaian kinerja serta kompetensi ASN, sehingga bermakna optimistis peraturan ini mendorong terwujudnya pemerintahan daerah yang profesional, efektif, dan berorientasi pada hasil.
“Melalui rotasi dan promosi jabatan ini mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat dan meningkatkan pembangunan daerah,” pungkasnya.













