Bersama Petani, Mas Dion Kibarkan Bendera di Tengah Sawah

9

PASURUAN | SIGAP88 – Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan HM. Sudiono Fauzan kibarkan bendera merah putih bersama para petani.

Sudiono Fauzan bersama para petani di Desa Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, terlihat mengibarkan bendera merah putih di tengah area persawahan, Kamis (17/8) kemarin.

Telihat para petani sangat antusias menunjukan kecintaannya kepada tanah air, “Antusias petani ini menunjukkan rasa cinta tanah air dan bangga sebagai warga negara,” ucap Mas Dion, sapaan akrabnya.

Advertisement

Mas Dion mengatakan, pihaknya sangat terharu atas semangat para masyarakat khususnya di kalangan petani, dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga  Kemenhub Setuju Rute Baru, dari Pelabuhan Celukan Bawang, Bali ke Pelabuhan Ra'as, Sumenep

Saya terharu dan saya salut sama mereka,” kata Mas Dion.

Menurut Mas Dion, sebagai warga negara, sudah saatnya kita dan semua masyarakat harus terus menerus menumbuhkan rasa cinta tanah air, karena dengan kondisi negara-negara di dunia yang tidak menentu.

“Maka di hari kemerdekaan ini adalah momentum warga bangsa Indonesia dengan meneruskan cita-cita para pahlawan dalam meneruskan pembangunan,” ujarnya.

Dalam momen kali ini, Mas Dion mengaku bangga bisa ikut bersama – sama petani mengisi kemerdekaan dengan kegiatan – kegiatan yang sangat positif sekali. “Mari jadikan momen kemerdekaan ini sebagai tonggak kita membangun Indonesia menjadi negara maju,” ungkapnya.

Baca Juga  Melalui Kuasa Hukum, Hendrik Gugat 4 Warga Trajeng ke PN Pasuruan

Ditempat yang sama, Muslimin, salah satu tokoh masyarakat Desa Masangan mengaku memang sengaja menggelar upacara ini di sawah. Menurutnya, aktifitas warga memang banyak di sawah.

“Kami mencoba memberikan kemudahan saja bagi petani untuk tetap bisa menunjukkan rasa nasionalisme mereka terhadap bangsa ini,” katanya.

Nasionalisme itu, tambah Muslimin, bukan berarti harus menggelar upacara yang mewah di lapangan yang besar. Sawah itu bisa menjadi tempat untuk menggelar upacara.

Baca Juga  Berdalih Kualitas Susu Buruk Dihargai Murah, PT. NSP Nongko Jajar Diadukan ke LBH

“Bukan tempatnya, tapi esensinya. Bagaimana petani ini bisa menunjukkan cinta dan bangganya terhadap Indonesia melalui ini,” jelasnya.

Aktifitas bercocok tanam bukan menjadi halangan bagi petani untuk tetap bisa memperingati HUT Kemerdekaan RI ke – 78 kali ini. “Intinya kami tetap cinta Indonesia dengan cara kami. Hormat kami untuk bendera merah putih dan menyanyikan indonesia raya di tanah kami,” pungkasnya. (Gun)

sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE