Pamekasan | Sigap88 – Banjir yang terjadi pada hari Selasa (01/03) kemarin menggenangi rumah penduduk di 5 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengakibatkan 6.329 Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Seperti yang di lansir dari media Antara bahwa 6.329 KK yang terdampak banjir tersebar di 6 Kelurahan dan 4 Desa. “Data yang di terima oleh kami sebanyak 6.329 KK tersebar di 6 Kelurahan dan 4 Desa,” kata Kasi Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Zaini. Rabu (02/03) dini hari.

Baca Juga  HUT KCK Ke-80, Persit Kodim 0827 Sumenep Hijaukan Kalianget, Dengan Tanam Pohon

Zaini merinci, dari total 6.329 KK terdampak banjir sesuai data yang masuk, terjadi di
Kelurahan Jungcangcang, Patemon, Parteker, Barurambat, Kelurahan Kanginan, lalu Desa Laden, Desa Nyalabuh Laok, Samiran dan Desa Kodik.

“Rinciannya di Kelurahan Jungcangcang sebanyak 2.316 KK, Patemon 1.226 KK. Parteker 912 KK, Barurambat 300 KK, Gladak Anyar 30 KK, dan di Kelurahan Kanginan sebanyak 600 KK, di Desa Laden sebanyak 800 KK, Desa Nyalabuh Laok 30 KK, lalu Desa Samiran sebanyak 15 KK dan di Desa Kodik sebanyak 100 KK dengan total keseluruhan 6.329 KK,” paparnya.

Baca Juga  Wujudkan Sinergitas, Kasat Binmas Polres Pamekasan Terjun Langsung Gotong Royong Bangun Jembatan Penghubung Desa

Data tersebut ucap Zaini di terima pada hari Selasa (01/03) sekira pukul 23.50 Wib dan sewaktu waktu bisa bertambah apabila ada data tambahan dari Kelurahan dan Desa. “Data tersebut bisa berubah karena belum semua Kelurahan dan Desa melaporkan data tersebut,” ucapnya.

Ia menjelaskan, banjir yang melanda Kabupaten Pamekasan ini melanda beberapa Desa dan Kelurahan yang ada di 5 Kecamatan seperti, Kecamatan Pamekasan, Palengaan, Proppo, Pademawu dan sebagian di Kecamatan Galis.

Baca Juga  Dukcapil Kecamatan Sapeken Beri Layanan 'Melle Sagu'

“Yang paling parah terdampak banjir kali ini di Kecamatan Kota Pamekasan menggenangi 5 Kelurahan dan 2 Desa,” tuturnya.

Menurutnya, ada beberapa fasilitas umum tergenang banjir seperti, lembaga pendidikan, masjid dan mushalla serta kantor pemerintahan juga tergenang banjir.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE