
PAMEKASAN | SIGAP88 — Sebanyak 35 balita mengikuti Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Klinik Desa Tentenan Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (9/9/2026). Kegiatan Posyandu Stroberi tersebut menjadi salah satu sarana pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Dalam kegiatan itu, balita mendapatkan sejumlah layanan kesehatan, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, hingga pemberian vitamin serta makanan tambahan (PMT) berupa kue dan susu.
Kegiatan itu turut mendapat pendampingan Babinsa Koramil 0826-05/Larangan, Sertu Moh. Saleh. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak di wilayah binaannya.
Dalam kegiatan tersebut, para balita menjalani pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala. Petugas juga memberikan vitamin, penyuluhan kelompok serta makanan tambahan (PMT) berupa kue dan susu.
Pemantauan secara berkala dinilai penting untuk mengetahui perkembangan kondisi anak sejak dini. Data hasil pengukuran dapat menjadi bahan perhatian orang tua maupun tenaga kesehatan apabila ditemukan adanya indikasi gangguan pertumbuhan.
Sertu Moh. Saleh mengatakan, pendampingan Posyandu tidak hanya berkaitan dengan memastikan kegiatan berlangsung tertib, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Kami hadir untuk mendampingi sekaligus menjalin komunikasi dengan masyarakat, khususnya para ibu, agar bersama-sama memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan anak perlu dilakukan secara bersama-sama. Orang tua memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi, sementara pemantauan melalui Posyandu dapat membantu mengetahui perkembangan anak secara rutin.
Sertu Moh. Saleh berharap masyarakat terus memanfaatkan layanan Posyandu ILP sebagai sarana pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang balita.
“Dengan pemeriksaan rutin dan pemenuhan kebutuhan gizi, kita berharap anak-anak dapat tumbuh sehat dan berkualitas serta terhindar dari stunting,” terangnya.
Pendampingan terhadap kegiatan Posyandu tersebut sekaligus menjadi bagian dari kepedulian Babinsa terhadap kesehatan masyarakat di wilayah binaan, terutama dalam mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.














