SUMENEP | Sigap88 – Dinas kesehatan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Madura, melakukan inovasi EATORE (Elektronik Mortality Report) atau pelaporan peristiwa kematian berbasis Web di buka oleh Wakil Bupati Sumenep. Minggu (15/12) kemarin.

Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg Ellya Fardasah melalui Kepala bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Siti Hairiyah menyampaikan, aplikasi EATORE merupakan aplikasi secara online yang akan terkoneksi dengan web Dinkes P2KB Sumenep.

Baca Juga  Wakil Bupati Sumenep Dorong Percepatan Pembangunan Daerah Berkelanjutan

“Melalui aplikasi EATORE dapat mengakurasi data kematian peserta BPJS,” kata Siti Hairiyah. Senin (16/12).

Sedangkan bagi masyarakat yang melakukan pengobatan melalui mandiri dilaporkan ke Dinkes P2KB melalui aplikasi EATORE.

“Guna memberikan pemahaman tentang aplikasi EATORE kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat, yang melibatkan semua pihak baik Dinkes sendiri, Diskomenfo, Disdukcapil,” jelasnya.

Baca Juga  Akhir Bulan April 2026, Disbudporapar Sumenep Dulang PAD 30,52 Persen

“Apabila ada peserta BPJS yang sudah terecord di BPJS meninggal dengan begitu kepesertaannya di BPJS akan non aktif,” terangnya.

Selain itu, ungkap Siti Hairiyah, apabila peserta BPJS telah meninggal maka akan mendapatkan sertifikat bahwa yang bersangkutan telah meninggal

“Aplikasi EATORE ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas penataan serta pelaporan peristiwa kematian di Kabupaten Sumenep,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seijin redaksi. sigap88.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE