SUMENEP | SIGAP88 — Puluhan grup banjari dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengikuti Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family. Kegiatan yang diinisiasi DRT Gemar Bersholawat ini menjadi ruang bagi generasi muda dan komunitas pecinta shalawat untuk mengembangkan kreativitas sekaligus merawat tradisi seni Islami.

Festival tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui lantunan shalawat.

Ketua Panitia Festival Banjari Al-Habsyi, Imam Mustain R., mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya menghadirkan aktivitas keagamaan yang melibatkan masyarakat secara luas, terutama kalangan muda dan kelompok pecinta shalawat.

“Melalui Festival Banjari Al-Habsyi ini, kami ingin menghadirkan ruang positif bagi para pecinta shalawat untuk mengembangkan potensi, mempererat silaturahmi, dan bersama-sama merawat tradisi seni Islami. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sumenep,” ujarnya. Jumat (23/10)

Menurut Imam, semangat Hari Santri Nasional tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial. Nilai-nilai keagamaan perlu diterjemahkan ke dalam aktivitas yang mendorong pembentukan akhlak, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan kebersamaan.

Melalui festival ini, setiap kelompok banjari memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan kreativitas, serta belajar menjunjung tinggi sportivitas dan menghargai sesama peserta.

Panitia menyediakan hadiah uang tunai, trofi, dan piagam penghargaan untuk para pemenang. Juara pertama memperoleh Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp1,5 juta. Selain itu, tersedia penghargaan kategori Best Jingle dengan hadiah Rp1 juta beserta piagam.

Meski hadiah menjadi salah satu daya tarik, Imam menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut bukan semata-mata memperebutkan gelar juara.

“Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi adab dan sportivitas. Kemenangan merupakan kebanggaan, tetapi menjaga persaudaraan dan menghidupkan shalawat jauh lebih penting,” tuturnya.

Malam Puncak Digelar 31 Oktober

Rangkaian kegiatan DRT Gemar Bersholawat akan berlanjut pada malam puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026, di Lapangan Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.

Panitia menghadirkan Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufiq dari Kabupaten Sampang, di bawah asuhan KH. Muhammad Khoiron Zaini atau yang dikenal sebagai Gus Khoiron. Kehadiran majelis tersebut diharapkan menarik partisipasi masyarakat untuk bershalawat bersama dalam suasana religius dan penuh kebersamaan.

Agenda ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi lintas komunitas, mempertemukan masyarakat dari berbagai wilayah dalam kegiatan keagamaan yang mengedepankan persaudaraan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk hadir dan meramaikan malam puncak DRT Gemar Bersholawat pada 31 Oktober 2026 di Lapangan Desa Banasare. Mari kita bersholawat bersama Gus Khoiron dan Majelis Sholawat At-Taufiq, sekaligus mempererat persaudaraan dalam suasana yang penuh keberkahan,” ajaknya.

Panitia berharap partisipasi masyarakat dapat memperluas manfaat kegiatan, tidak hanya dalam menjaga tradisi shalawat yang telah mengakar di Madura, tetapi juga dalam menumbuhkan keterlibatan generasi muda pada aktivitas positif.

Festival Banjari Al-Habsyi Piala DRT The Big Family dan malam puncak DRT Gemar Bersholawat diharapkan menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan tradisi seni Islami sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Sumenep.

Dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan tahunan, tetapi turut menghidupkan tradisi bershalawat dan menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan masyarakat.

☕
Traktir Kopi SIGAP88
Dukung SIGAP88 untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Dukung SIGAP88
📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses