JOMBANG | SIGAP88 — Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin cepat turut mengubah cara generasi muda belajar, berkomunikasi, hingga memperoleh informasi. Di tengah kemudahan tersebut, kemampuan menggunakan teknologi secara bijak menjadi bagian penting dari literasi digital.
Hal itu menjadi perhatian Polres Jombang melalui kegiatan edukasi kepada pelajar SMA PGRI 1 Jombang, Jalan Pattimura V/73, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.
Sebanyak 60 siswa mengikuti sosialisasi yang memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi AI secara cerdas, produktif, dan bertanggung jawab. Pelajar juga diajak memahami pentingnya menyaring serta memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Ketua Tim Sosialisasi, Ipda Oki Agung Septian, mengatakan perkembangan teknologi AI perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital. Menurutnya, kemudahan memperoleh dan mengolah informasi melalui teknologi tidak boleh membuat pelajar mengabaikan proses verifikasi.
“Kami berikan pemahaman kepada para pelajar mengenai penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara bijak, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menyaring informasi guna mencegah penyebaran hoaks di era digital,” ujar Oki.
Ia menekankan bahwa AI pada dasarnya merupakan teknologi yang dapat memberikan banyak manfaat apabila digunakan untuk tujuan yang tepat. Dalam dunia pendidikan, misalnya, AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran, pencarian ide, maupun pengembangan kreativitas.
Namun, penggunaan AI juga membutuhkan sikap kritis. Informasi yang dihasilkan teknologi tetap perlu diperiksa kembali kebenaran dan sumbernya agar tidak menimbulkan kesalahan pemahaman atau ikut menyebarkan informasi yang keliru.
Melalui sosialisasi tersebut, Polres Jombang berharap pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi generasi yang memiliki kecakapan digital sekaligus bertanggung jawab dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan teknologi, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, dan mampu menggunakan AI untuk hal-hal yang positif serta produktif,” pungkas Oki.
Edukasi literasi digital di lingkungan sekolah dinilai penting seiring semakin luasnya penggunaan AI di kalangan generasi muda. Kemampuan berpikir kritis, memeriksa sumber informasi, dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi perkembangan era digital.
















