JOMBANG | SIGAP88 — Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi perhatian Polres Jombang. Literasi mengenai teknologi tersebut dinilai penting agar generasi muda tidak hanya mampu memanfaatkan AI, tetapi juga memahami risiko dan etika penggunaannya.

Pesan itu disampaikan Polres Jombang melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi “Paham AI” kepada pelajar SLTA sederajat di wilayah hukum Polres Jombang. Kegiatan berlangsung di Aula SMA Negeri Ngoro, Jombang, Rabu (12/8/2026).

Sosialisasi dipimpin Ipda Akhmad Farid Efendi bersama tim. Para pelajar diajak mengenali perkembangan teknologi AI sekaligus memahami cara menggunakannya secara bijak, positif, aman, dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada manfaat AI untuk mendukung proses pembelajaran dan kreativitas. Mereka juga mendapat pemahaman mengenai berbagai potensi risiko di ruang digital.

Salah satunya berkaitan dengan kemampuan menyaring informasi. Pelajar didorong untuk tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang diterima sebelum memastikan kebenarannya.

Sikap kritis menjadi bagian penting dalam penggunaan teknologi AI. Kemudahan memperoleh informasi maupun menghasilkan konten melalui teknologi kecerdasan buatan harus diimbangi dengan kesadaran terhadap keamanan, etika, dan tanggung jawab digital.

Polres Jombang juga mendorong pelajar memanfaatkan AI sebagai alat pendukung untuk belajar, mengembangkan kreativitas, serta menggali potensi diri. Teknologi tersebut diharapkan digunakan sebagai sarana produktif, bukan sekadar mengikuti perkembangan tren digital.

“Para pelajar diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran, kreativitas, dan pengembangan potensi diri tanpa mengabaikan aspek keamanan serta etika dalam penggunaan teknologi,” ujar perwakilan Polres Jombang.

Melalui edukasi tersebut, Polres Jombang berharap terbentuk generasi muda yang memiliki kecakapan digital sekaligus mampu berpikir kritis dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Literasi AI dinilai semakin penting seiring dengan cepatnya perkembangan teknologi digital. Pemahaman yang baik diharapkan dapat membantu pelajar menjaga keamanan diri, bersikap lebih bertanggung jawab di ruang digital, serta memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang memberikan manfaat.

“Kegiatan sosialisasi dan edukasi Paham AI ini merupakan bagian dari upaya Polres Jombang dalam membangun kesadaran serta meningkatkan kecakapan digital di kalangan generasi muda. Dengan pemahaman yang baik, teknologi kecerdasan buatan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan potensi secara positif, aman, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pelajar agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi transformasi digital.

📰 Baca Versi E-Paper
Baca berita ini dalam tampilan koran digital SIGAP88.
BUKA VERSI KORAN

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses