
SUMENEP | SIGAP88 – Wakil Bupati(Wabup) Sumenep KH Imam Hasyim mengajak generasi muda aktif dan berperan serta melestarikan budaya lokal peninggalan nenek moyang kita Jeren Serek.
Ajakan wakil Bupati Sumenep dilontarkan saat pembukaan festival Jaran Serek di halaman kantor KONI, Gor A. Yani, Panglegur Sumenep. Minggu (10/05/2026).
Saat prosesi pembukaan festival Jaran Serek diawali dengan penyambutan wakil bupati saat mau memasuki gelanggang festival dengan alunan lagu tradisional yang di iringi gamelan tradisi Madura.
Wabup Imam Hasyim sangat terpukau dengan pagelaran festival Jaran Serek yang di gagas oleh panitia. menampakkan kesakralan jaman dulu.
“Pemerintah hadir dengan menggelar festival Jaran Serek ini agar pemuda ikut aktif melestarikan budaya lokal kita,” kata Wabup Imam Hasyim.
Imam Hasyim menambahkan, tujuan pemerintah menggelar festival Jaran Serek yang merupakan kalender event Kabupaten Sumenep selain menghibur masyatakay, dan melestarikan budaya, juga meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Melalui event seperti ini juga mampu memberikan efek positif kepada peningkatan kunjungan wisata serta meningkatkan ekonomi masyarakat melalui UMKM,” jelasnya.
Terbukti kata Imam, terjadi peningkatan kunjungan wisata setiap tahun dan meningkatkan penurunan indek pengangguran terbuka.
“Alhamdulillah melalui kalender event dapat meningkatkan kunjungan wisata dan ekonomi masyarakat, sehingga akan meningkatkan pula PAD,” jelasnya.
Menurutnya, festival Jeren Serek merupakan salah satu identitas budaya asli Kabupaten Sumenep yang harus terus dijaga keberadaannya agar tidak tergerus perkembangan zaman.
“Budaya Jaran Serek termasuk icon budaya masyarakat kabupaten Sumenep, yang mana Jaran harus mengikuti apa kehendak pawangnya dengan iringan tabuhan saronin,” pungkasnya.
Diketahui, festival Jaran Serek tahun 2026 di hadiri oleh, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, Kepala Disbudporapar Faruk Hanafi beserta jajaran, Forkopimda, pimpinan OPD, camat, hingga pimpinan BUMD dan BMUD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.













