
SUMENEP | SIGAP88 – Komitmen pelayanan prima menjadi moto RSUD Abuya Kangean dalam rangka mengimplementasikan tagline Bupati dan Wakil Bupati ‘Bismillah Melayani’
Direktur RSUD Abuya Kangean dr. Hidayatur Rahman didampingi Kasi pelayanan, Herman mengatakan, pelayanan menjadi suatu kewajiban yang harus kami berikan kepada semua masyarakat.
“Sebagai rumah sakit type D kami memberikan layanan semaksimal mungkin kepada pasien dan pengunjung sesuai SOP,” kata Hidayatur Rahman. Jum’at (08/05).
Dengan begitu, sebagai rumah sakit type D apabila ada pasien dengan harus memakai peralatan yang lebih, kami menganjurkan untuk dilakukan rujukan ke RSUD yang ada di daratan Sumenep.
“Dengan keterbatasan peralatan di RSUD Abuya Sumenep maka, kami memberikan rujukan pasien ke rumah sakit di daratan Sumenep,” ucapnya.
Dayat, sapaan akrab direktur RSUD Abuya Kangean menerangkan, keterbatasan peralatan sebagai ramah sakit Type D masih sangat menonjol seperti tidak adanya Bank Darah.
Menurutnya, Bank Darah sangat dibutuhkan di RSUD Abuya Kangean, karena selama ini apabila ada pasien dengan kondisi kekurangan darah seperti, operasi, persalinan dan yang lain, pihak RSUD Abuya Kangean tidak bisa melaksanakan.
“Apabila ada pasien yang mengalami pendarahan atau Hbnya rendah maka kami tidak bisa menangani dikarenakan pihak kami tidak punya Bank Darah sehingga, harus dilaksanakan rujukan,” jelasnya
RSUD Abuya Kangean ucap Dayat memberikan layanan untuk BPJS, jika pasien tidak mempunyai BPJS cukup melampirkan KTP sebagai warga Sumenep akan mendapatkan UHC program pemerintah.
“RSUD Abuya Kangean akan melayani pasien program UHC dengan baik, karena semua pasien wajib menerima layanan kesehatan dari kami,” ujarnya
Sementara itu, Kasi pelayanan, Herman menimpali, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada semua pasien RSUD Abuya Kangean mempunyai dokter untuk persalinan, obgyn, penyakit dalam, bedah umum, anastesi, Radiologi dan lab.
“Semua dokter yang ada siap melayani pasien dengan baik sesuai prosedur,” tegasnya
RSUD Abuya Kangean juga siap menerima rujukan dari setiap puskesmas seperti Puskesmas Arjasa, Kangayan, Sapeken, dan Pagerungan.
“Kebutuhan yang sangat diharapkan, tentang Bank Darah, karena sangat sering pasien kekurangan HB, kamu mohon pemerintah bisa cepat merealisasikan,” pungkasnya














